Sudden marriage with you

Sudden marriage with you

  • WpView
    Membaca 5
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Nov 12, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ini cerita tentang gadis cantik yang lugu. Yang mana ia yang lugu, ternodai oleh laki-laki yang baru di kenalnya. Hamil. Itu tak pernah terfikir kan olehnya. Bella yang menangis di kamar mandinya bingung. Tak tahu lagi apa yang akan dilakukan. Jika tak di beritahu kepada orang tuanya pasti lelaki itu akan lari. Bagaimana jika dia beri tahu? Apa yang akan terjadi? Bella mengusap wajahnya kasar. Bella gadis cantik nan lugu harus menghadapi kenyataan dan cobaan. Dan hidup dengan kenyataan yang pahit. Dan harus mengambil jalan yang harus menerima apapun resikonya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#627
perjuangan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Crazy Marriage
  • your whole word
  • Sweet RomanShit
  • CERITA CINTA PUTIH BIRU
  • Satu Senja Terlambat
  • Memory in My Heart [END]
  • KEISTIMEWAAN ADEL (SELESAI)
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • The Man

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan