We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tasbih di Tepi Ombak

Tasbih di Tepi Ombak

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Saat dentuman keras ombak menghantam bebatuan karang, suaranya begitu menenangkan. Buih-buihnya perlahan menghilang seiring pasang surutnya laut. Semuanya seolah melantunkan tasbih bagi seisi penghuni lautan. Aliya juga ikut bertasbih bersama mereka. Merasakan desiran ombak menyentuh kakinya. Takdir telah memfitrahkan sebuah tragedi dalam catatan hidupnya. "Haruskah aku mengeluh?" Ujarnya dalam hati. "Apakah selemah itu imanmu?" Sesuatu membisikan kalimat tanya itu dalam kalbunya. Kalimat itu menggetarkan jiwanya. Aliya merasa malu pada dirinya sendiri. Dirinya telah berpaling dari tasbih ombak yang selama ini ia cintai. Aliya meninggalkan pantai untuk selamanya. Perpisahan terakhir yang terus mengukir kenangan dalam hatinya. Ialah waktu bertasbih di tepi ombak.
All Rights Reserved
#1
ombak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RIVALKU PARTNER HIDUPKU (TERBIT)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Transmigrasi Adella
  • I Became The Antagonist
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Sebening Cinta
  • ALONE
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)

Bagaimana jika takdir mencatat janji yang terucap dari bibir polos seorang bocah. Kisah yang berawal dari janji yang hampir terlupakan.Ini kisah Rahsya dan Naura. Sepasang anak manusia yang tak pernah sejalan tapi harus bersatu dalam satu ikatan. Bukan untuk menciptakan penderiitaan tapi untuk menyadarkan bahwa jauh di lubuk hati mereka. Sesuatu yang mati-matian mereka pendam akhirnya muncul . Menyadarkan bahwa tak ada yang bisa lari dari takdir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines