Destiny
  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 24, 2019
Terkadang Tuhan punya caranya sendiri untuk menyatukan sebuah cinta. Dan kita hanya bisa mengikuti alir yang sudah di ciptakan oleh Yang Maha Kuasa. Tak kenal musuh, sahabat, teman jauh ataupun orang asing, kemungkinan saja akan menjadi orang yang amat di cintai kelak. Apa cinta juga berlaku pada teman masa kecil? Semuanya bisa terjadi di muka bumi ini. Cinta sejati tak pernah memandang fisik, materi, jabatan maupun hubungan. Sama halnya dengan teman semasa kecil ini. Kedekatan keduanya dapat hancur oleh tragedi yang tak di inginkan. Membuat mereka saling menjauh dan melupakan. Dan waktulah yang mengembalikan keduanya. Menemukan sebuah pencerahan dalam sebuah nama. Cinta. Waktu tak pernah menjauhkan keduanya. Awalnya, waktu seakan tak ingin mereka bersama. Rasa ego yang dimiliki itu meleraikan kedekatan dua sahabat itu. Kenyataannya, waktulah yang mempertemukan mereka. Waktu tak pernah membenci mereka. Waktu tetap berpihak kepada keduanya. Apakah mereka di takdirkan? Itulah yang menjadi pertanyaannya. ~Kai & Gisell~
All Rights Reserved
#149
seulkai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Gema Hati Muda [ SELESAI]
  • Laskar Jingga
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • Rival, Jadi Pacar?
  • KAY (Nerd Boy X Cheerful Girl) [Telah Terbit]
  • Aku Kamu Dan Dia
  • BALADA KEHIDUPAN
  • I CAN'T BE WITH YOU [END]

Dua remaja. Dua keyakinan. Satu perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu meledak diam-diam. Di balik tatapan mata yang saling mencari, ada rahasia yang tak bisa diucap. Di antara langkah-langkah mereka yang tampak biasa, ada jalan terjal yang tak terlihat oleh siapa pun. Ini bukan kisah cinta biasa. Jere dan Wulan dipertemukan oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan, namun dipisahkan oleh kenyataan yang terlalu jelas untuk diabaikan. Mereka mencoba melawan-kadang dengan keberanian, kadang hanya dengan harapan. Tapi semakin mereka mendekat, dunia seperti menarik mereka menjauh. Setiap pertemuan menyimpan luka tersembunyi. Setiap keputusan menyisakan jejak yang tak kasat mata. Mereka saling mencintai, tapi juga saling menyakiti... karena cinta mereka berjalan di tepi jurang yang rapuh. Dan yang paling misterius dari semuanya: Apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bayangan dari sesuatu yang pernah mereka miliki-dan sudah lama pergi? Di balik setiap dialog, setiap diam, setiap janji yang tak pernah selesai diucapkan... ada teka-teki besar: Apakah cinta memang cukup untuk menyatukan dua jiwa yang ditakdirkan berbeda sejak awal? Atau justru cinta-lah yang akhirnya menghancurkan mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines