Kamu dan Sebait Do'a

Kamu dan Sebait Do'a

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
Orang pandai dan orang bodoh tidak bisa dideklarasikan hanya dengan perkataan "aku pandai" dan "aku bodoh". Karena pandai dan bodoh adalah dua dimensi yang tidak bisa di tutup-tutupi. Jadi ingatlah, bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya. Tapi ketika cinta itu mati, kamu tidak perlu ikut mati bersamanya. Tidan perlu terlena karena terlalu sayang. Simpan saja lukamu dan pendam jauh-jauh dari sudut hatimu. Hilangkan jiwa mudah memiliki pada sesuatu yang masih abu-abu, ga baik. Ikhlaskan yang sudah pergi. Karena pada dasarnya bukan mereka yang menyakiti tapi pikiran dan perasaan kita sendiri yang terlalu berharap untuk memiliki. _YaturRohmah'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Cinta Tapi Cinta?
  • ARGA
  • Menunggu tanpa kepastian [S E L E S A I]
  • You Are Still The Winner
  • My Rain Downs The Earth
  • Mengapa Kita? (Usai√)
  • Garis Singgung
  • Seuntai Rasa

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines