Pelangi Yang Hilang

Pelangi Yang Hilang

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 23, 2019
Mencintai boleh saja asal mau menanggung resikonya. Seperti Alan yang tegar menjadi rapuh karena mencintai. Alan sangat mencintai Alena. Alena kekasih Alan yang lemah lembut, penuh simpati dan mencintai Alan sepenuh hati. Tetapi takdir dengan tega memisahkan mereka.
All Rights Reserved
#46
alvaromel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • LUKA [END]
  • 𝐃𝐨𝐧'𝐭 𝐂𝐫𝐲, 𝐑𝐚𝐝𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚!
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • Simbiosis
  • Hopeless
  • Way Go Home || Arunika [END]
  • BULAN [END]
  • Jarak Dan Luka
  • Paradise
  • The feeling's gone
  • Promise
  • ALANA [TERBIT]
  • Pelangi [COMPLETED]
  • Valcano
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • All Secrets [End]
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Dandelion

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines