Story cover for Suara Bumi by prasetyanisme
Suara Bumi
  • WpView
    Reads 363
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 363
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Oct 03, 2019
Ini..
Ialah ruh dan nafas..
Katanya, sebuah telapak di pesisir
Laut api membara, dan kita ditepinya.

Semenjak sajak lapar
Anarkisme akal, mengebiri ajakan
Menghujani telapak telapak perjuangan

Dan hanya inilah
Satu.. 
Ketika bumi telah bersuara
Kita lihat bagaimana akhirnya
All Rights Reserved
Sign up to add Suara Bumi to your library and receive updates
or
#10puis
Content Guidelines
You may also like
di akhir perang by nbeningnurislami
11 parts Ongoing
" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.
You may also like
Slide 1 of 10
Puisi 'tuk kau, Yang merindu cover
Kumpulan Puisi Inspiratif cover
Cinta Tak Terbatas Waktu (On Going) cover
About My Poem cover
Dia Semesta cover
KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh) cover
- Tahun Ke 18 - [Tamat] cover
KONSEKUENSI HATI cover
di akhir perang cover
Renjana cover

Puisi 'tuk kau, Yang merindu

155 parts Ongoing

Merindulah jika hati tak sanggup untuk berjauh, merindulah sampai hatimu menggebu ingin memanggil namaku. kau pantas merindu untuk hal-hal yang kau anggap peneduh. kau bisa saja pergi, kau bisa saja kembali itu terserah kepututusanmu. tapi rindu akan utuh dalam benakmu yg selalu sendu. "kita hitam dan putih tah seharusnya menyatu,pergilah cari warna yg bisa kau satukan"-kamu❤ Sedikit kata yang kurangkai dan kudedikasikan untuk seseorang yang pernah menetap bertahun-tahun lamanya, serta pergi tanpa di minta dan menyakiti tanpa diduga?