Hantu Bermata Merah

Hantu Bermata Merah

  • WpView
    Lecturas 6
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinΓΊa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 4, 2019
WpInfo
FicciΓ³n
Terror
"TENG! TENG! TENG!" Bel pulang sekolah berbunyi. Akupun pulang bersama 2 temanku, Thalia dan Diana. Kami berpisah di perjalanan karena rumaj kami berbeda arah. Kini, hanya aku sendirian. Entah kenapa, di gang ini sangat sepi. Tidak seperti biasanya. Tiba-tiba kabut mulai mengepul. Aku merinding. Bulu kudukku berdiri. Seketika, ada sesuatu yang lewat. Bayangan hitam aneh. Tiba-tiba, hantu perempuan bermata merah darah pekat ada didepanku. Melotot dengan darah berkujur di tubuhnya dan baju yang lusuh. Dalam sekejap, dia tepat lima senti di depan wajahku. Dia berkata, "KAU TAKKAN BISA LARI KEMANA-MANA, YUNA" terornya dengan senyum semringai. Andai saja aku tak mengambil kalung ruby sialan itu. Tapi yang terpentin, apakah aku akan hidup? Atau aku akan mati? Simak ceritanyaπŸ‘‰
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa mÑs grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

QuizΓ‘s tambiΓ©n te guste

  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Arsyilazka
  • Sudden Death Mystery
  • CREEP!!! [COMPLETED]
  • El Cielo y la Tierra
  • MY LADDY BOSS  ||  HEERINA
  • KISAH TANPA ENDING βœ“

Kehidupanku begitu indah dan penuh dengan warna. Tidak semua orang memiliki keistimewaan untuk menghidupi kehidupanku. Aku cinta penuh terhadap Ibu dan ayahku yang membesarkan Aku. Dan Aku cinta semua teman sekolahku meskipun perseteruan dan masalah ada di antara kita. Tetapi semuanya sirna dalam satu jentikan jari. Hanya butuh satu insiden saja untuk mengakhiri hidupku di dunia ini. Aku melihat tubuhku sendiri penuh dengan darah, dan tulang yang patah dan rapuh. Satu momen yang berlangsung selama 5 menit saja bisa menghancurkan kehidupan yang dibangun bertahun-tahun. Namaku Angeline dan umurku masih 14 tahun. Sebagai arwah gentayangan. Aku berkelana ke tempat-tempat familiar dan menemui mereka yang terdekat dengan aku. Dari sekian banyaknya teman-temanku yang terdekat, seorang anak di kelasku yang dianggap aneh adalah satu-satunya yang hidup yang bisa mendengar perkataanku berkat dari talenta kususnya. Dan dari terjalinnya komunikasi antara Aku dan Alina, kita menciptakan sebuah persahabatan yang baru di tengah-tengah duka dan tragedy. Sebagai roh orang mati, Aku berprasangka akan menghabisi akhiratku di dalam penyesalan, amarah, dan binasa. Seperti apa yang banyak orang pikir sebagai hantu gentayangan yang haus akan balas dendam, meminum darah anak-anak, dan membawa ketakutan, kutuk, dan mala petaka kepada yang masih hidup. Tetapi Aku tidak pernah berpikir mengenai balas dendam ataupun kebencian kepada siapapun. Aku tidak tega untuk menyakiti orang lain semenjak Aku masih kecil dan begitu juga setelah Aku mati. Aku selalu membantu orang yang lemah, dan menemani mereka yang kesepian. Demikian hal yang sama juga yang ingin kuliakukan sepanjang kematianku sebagai roh yang tersesat. Banyak sekali yang kudapatkan di sepanjang pengalamanku sebagai roh mati. Terutama dengan bangkitnya kuasa gelap yang melandai ibukota, menyelamatkan perempuan yang hampir mati, dan melawan para penjahat. Apakah kematian ini adalah akhir dari riwayatku. Atau awal kehidupan yang baru?

MΓ‘s detalles
WpActionLinkPautas de Contenido