Story of Nirvana

Story of Nirvana

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 4, 2019
Gadis bermata biru laut yang indah itu tengah merasakan hembusan angin laut dari pinggir tebing, dari kejauhan lelaki dengan tubuh bak dewa yunani berlari menghampiri nya. "Jika kau ingin mati, bukan disini tempatnya. Jangan jadikan laut sebagai tempat untuk kau meregang nyawa! Laut tak punya salah padamu, biarkan laut hidup tanpa sesal. Karena ialah banyak orang membencinya!" -Ocean Delano Martiez Gadis itu tersenyum, ia terkekeh kecil. Siapa yang ingin mati? ucapnya dalam hati. Di atas tebing yang menghadap luasnya hamparan laut sore itu kisah Nirvana bersama Ocean di mulai. Akankah ombak besar yang menunggu mereka dapat menghancurkan batu karang yang mereka ciptakan?
All Rights Reserved
#16
nirvana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind You!
  • 𝕋ℝ𝔸ℕ𝕊𝕄𝕀𝔾ℝ𝔸𝕊𝕀 ℂℝ𝕐𝕊𝕋𝔸𝕃
  • Quant (On Going)
  • MASKED MAN
  • Because You Are My First
  • Cava's Melodic Heartbeat
  • The Second Chance
  • Clarity
  • GALAXY : Choice Of World (END)

Riana, Gadis cantik keturunan Jerman-Indonesia ini mulai menyukai seseorang yang baru ia jumpa saat memasuki sekolah barunya. Disaat ia sangat menyukai Leon, teman barunya, seseorang -yang ia kira sudah meninggal- pada masa lalunya datang dan menghancurkan segalanya. Leon pun harus menanggung malu akibat fakta yang tidak sengaja diketahui oleh Gilang, masa lalunya Riana. Namun, alur cerita yang dibuat oleh tuhan dalam hidup Riana tak pernah membuatnya bosan dan lelah untuk menjalaninya. XxX Setiap orang pasti pernah menjatuhkan hatinya pada orang yang tak pernah ia duga, karna perihal hati, kita tak bisa menentukannya. Lalu, bagaimana jika kita menjatuhkan hati pada orang yang menganggap diri kita ada namun tidak dengan perasaan kita? Jawabnya hanya akan ada ketika kita sudah menjalani semua skenario indah yang sudah dibuat oleh tuhan. ~Karna melihat punggungmu dari kejauhan sudah cukup membuatku tenang walau hanya sesaat~ Dibaca aja ya ^^ Story by ChnsWilim

More details
WpActionLinkContent Guidelines