Let Us Save This Dystopia

Let Us Save This Dystopia

  • WpView
    Reads 417
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 23, 2020
Terkadang, yang baik bukan berarti yang benar, dan yang jahat, bukan berarti yang salah. Keadaan negara yang mengenaskan mendorong keinginan beberapa remaja untuk bercita-cita menyelamatkannya Penyajian pembacaan dari sudut pandang pertama yang berpindah-pindah dari satu perspektif ke perspektif lain membuat novel ini menjadi lebih seru dan melatih otak untuk mengenali sudut pandang tertentu
All Rights Reserved
#158
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tanah yang tak pernah diam
  • In Anime World With Dimentional Chat Group(uncontinue)
  • Syal Merah
  • Filled
  • LASKARFANA SEASON 1 THE POWER OF GEITRI
  • transmigrasi hana
  • Gandakusuma
  • Jentaka : Sang Roda Angkara
  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • changed or not?

Di tanah yang disebut merdeka, sejarah sering kali dibungkam. Tanah yang Tak Pernah Diam mengangkat kisah yang tak tertulis dalam buku pelajaran-kisah luka, pengkhianatan, dan keberanian yang terkubur di balik bendera kebangsaan. Lewat mata Sena, seorang jurnalis muda yang tak sengaja menemukan arsip rahasia kolonial, kita dibawa menyusuri jejak para buruh paksa, perempuan yang diperdagangkan, dan anak-anak yang hilang di balik nama pembangunan. Bersama Raras, seorang dosen yang tak gentar melawan sistem narasi resmi, mereka menyingkap lapisan demi lapisan dusta yang telah diwariskan selama generasi. Di desa-desa sepi, di bawah akar-akar pohon tua, di catatan yang nyaris dibakar-mereka temukan suara-suara yang selama ini dipaksa diam. Dan suara-suara itu mulai bersatu, membentuk gelombang kebenaran yang tak bisa lagi dibendung. Ini bukan sekadar novel sejarah. Ini adalah seruan-bahwa bangsa yang besar bukan yang pura-pura lupa, tapi yang berani mengingat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines