Story cover for ARA&GERLAN by nayahikmah
ARA&GERLAN
  • WpView
    Membaca 591
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 6
  • WpView
    Membaca 591
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 6
Bersambung, Awal publikasi Okt 04, 2019
"gue gamau nikah sama lo!" ucap ara

"tapi gue mau, gimana dong" ucap gerlan dengan nada mejengkelkan bagi ara

"pokoknya gue gamau,titik!" ucap ara kesal

"gue mau!" ucap gerlan yang tidak mau kalah

"emang sih kita di jodohin tapi gue yakin kalo kita jalanin sama sama pasti rasa mencintai itu akan tumbuh seiring waktu berjalan ara" ucap gerlan lagi kali ini dengan nada serius

"ara yang menderngar ucapan gerlan seperti serius langsung menganggukan kepalanya dan mungkin ini sudah takdir dan ara tidak bisa merubah takdirnya dan ia jg tidak mau mengecewakan ortunya"








"mau tau kelanjutannya mari baca"😂
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan ARA&GERLAN ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#22perusak
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
IGNITES (END) cover
IDOL KU TERNYATA JODOH KU [RAFAEL STRUICK] *{END}* cover
Arka cover
COLD KETOS cover
Serpihan Luka cover
Aldzi & Azifa | Perjodohan (SUDAH TERBIT) cover
Why Him? (End) cover
tentang sebuah rasa cover

IGNITES (END)

81 bab Lengkap

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮