Story cover for The Final Letter by cumiiyy
The Final Letter
  • WpView
    Прочтений 718
  • WpVote
    Голосов 730
  • WpPart
    Частей 26
  • WpView
    Прочтений 718
  • WpVote
    Голосов 730
  • WpPart
    Частей 26
Завершенная история, впервые опубликовано окт. 04, 2019
Apakah memahami seseorang berarti harus menanggung sunyi tanpa jeda?
Namun, berapa lama jiwa dapat bertahan sebelum luluh dalam lenyap yang tak bernama?
Ataukah, cinta sejati justru menuntut keberanian untuk berpisah agar keduanya tak mati dalam asa yang sama? 

Dysa pikir, segala tentang Galang telah benar-benar sirna. Nama, kenangan, bahkan rindu yang dulu begitu rajin singgah pun perlahan menua. Hingga akhirnya, satu surat yang terlambat tiba menutup bab kisah mereka lewat kata-kata yang tertunda.

"Kisah kita memang telah usai, tapi biarlah kenangan ini menjadi sajak yang kelak abadi. Karena tak semua yang indah harus dimiliki, dan tak semua yang pergi perlu disesali."
Все права сохранены
Подпишись, чтобы добавить The Final Letter в свою библиотеку и получать обновления
или
#2semifiction
Требования к контенту
Вам также может понравиться
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ от ZaAera20
28 Части Завершенная история
[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat
Become an Extra or Main Character [END] от abcde_zzZZ
36 Части Завершенная история
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
ALVIN (On Going) от dv-fitriani_10
38 Части Завершенная история
⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD
Вам также может понравиться
Slide 1 of 9
Hidupk(a)u [Part I] cover
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ cover
Petualangan yang Tidak Pernah Selesai cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
Hikayat : Tetes Embun Jatuh di atas Sajadah (Book) cover
Hambaruan cover
RANNA cover
ALVIN (On Going) cover
SMARA DIKTA cover

Hidupk(a)u [Part I]

199 Части Завершенная история

Hidupk(a)u mengisahkan perjalanan seorang gadis berusia sembilan belas tahun untuk menemukan arti hidup yang sebenarnya. Usia sembilan belas tahun benar-benar menyadarkannya bahwa dunia masa kecilnya sudah hilang dari kehidupannya. Kelenaannya akan kehidupan masa kecil yang indah membuatnya gelap mata saat menginjak usia transisi menuju dewasa. Masalah demi masalah timbul silih berganti, membuatnya merasa dunia begitu jahat kepadanya. Pertanyaan demi pertanyaan pun timbul dalam benak seolah ingin menentang takdir. Dalam kekalutan yang teramat sangat, ia mengurung diri dan merenung tuk beberapa waktu. Di tengah proses perenungan yang tak sebentar, berbagai gejolak kehidupan mencuat satu per satu seakan memberi tanda baginya. Perenungan yang begitu menguras pikiran dan perasaan. Perenungan yang begitu melelahkan raga serta jiwa. Namun terselip jawaban-jawaban Tuhan di setiap gejolak yang menyeruak di permukaan. Masa dewasa yang ia pikir hanya soal jatuh cinta dan patah hati, nyatanya lebih membekas dari dua hal klasik itu. Keindahan yang melebihi jatuh cinta, dan keburukan yang melebihi patah hati. Keduanya lebih melekat dalam langkah dan menyatu dalam ego. Keduanya lebih membelalakkan mata akan hidup yang sebenarnya.