Zelion

Zelion

  • WpView
    Reads 2,705
  • WpVote
    Votes 746
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
[ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA, HAPPY READING ! ] "Nama lo cantik, sesuai sama orangnya," --------------------------------------- Benci memang bisa jadi cinta. Cintapun bisa berubah jadi benci. Ini kisah tentang dua rival yang sudah ditakdirkan bersua. Bukan bersua untuk saling akrab tetapi, lebih tepatnya berdebat. Kata akur memang mustahil terjadi diantara mereka. Namun, ketika mulai tumbuh benih - benih cinta. Apakah mereka bisa bersama? Akankah takdir menyatukannya? Dan adakah orang ketiga yang menyelip di dalam hubungan mereka? Untuk kelanjutan ceritanya, simak terus ceritaku ya! --------------------------------------- Jangan lupa vote, comment, dan share! Terima kasih!😍
All Rights Reserved
#64
orangketiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Awas Jatuh Cinta
  • N&R
  • Cold Boyfriend [Ending]
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Benci Jadi Cinta || BJC [PROSES REVISI LAGI]
  • ALTHA
  • LENATHAN (hiatus)
  • STARLIT REVERIES
  • [TFS;1] Clarissa (end)
  • Senja Jadi Sendu (END)

"Lo lupa, Vyora? Dulu pas kecil lo main nikah-nikahan sama gue. Inget kita belum cerei." "Hah?! YANG BENER AJA, ZAVIO?!" *** Bagi Vyora, jatuh cinta adalah risiko paling berbahaya. Sekali terluka sudah cukup dan dia tak berniat mengulang kesalahan yang sama. Karena itu, Vyora kira masuk ke SMA Kartanama Bangsa, sekolah favorit dengan murid-muridnya yang pintar, adalah pilihan aman. Nyatanya, itu awal dari kekacauan. Di sana ada Zavio. Cowok menyebalkan yang entah kenapa selalu mengusik hidupnya, seolah Vyora adalah musuh lamanya. Belum sempat bernapas, Vyora malah terseret urusan Olpres Karsa---kelompok siswa berprestasi berkedok ekstrakurikuler kebanggaan sekolah---yang diam-diam terlibat persaingan antar sekolah. Semakin dalam Vyora menggali kebenaran, semakin jelas satu fakta mengerikan---semua kekacauan ini berakar padanya. Di tengah tekanan dan rahasia yang saling bertabrakan, Vyora mulai menyadari bahwa perasaan bukan sesuatu yang bisa dia kendalikan sepenuhnya. Katanya benci dan cinta itu bedanya cuma sedikit, setipis kulit bawang. Kalau terlalu cinta bisa jadi benci. Juga sebaliknya, kalau terlalu benci bisa berubah jadi cinta. Jadi, sebelum perasaan itu tumbuh terlalu jauh... awas jatuh cinta, ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines