Story cover for Behave by bierbiesx
Behave
  • WpView
    LETTURE 8,647
  • WpVote
    Voti 194
  • WpPart
    Parti 4
  • WpView
    LETTURE 8,647
  • WpVote
    Voti 194
  • WpPart
    Parti 4
In corso, pubblicata il ott 04, 2019
"Kau siapa?" tanyaku, tapi dia tidak menjawab. Hanya berdiri diam di balik meja makan di mana aku sedang duduk di salah satu kursinya.

Seorang pria bertubuh tegap menjulang tinggi di sebrang meja ini sedang berdiri. Menatapku dengan tajam. Tuxedo hitam yang dikenakannya terlihat begitu pas dan membuatnya sangat menawan. Wajahnya juga tampan. Rahang kokoh yang terbentuk sempurna dengan bibir yang tidak terlalu tebal, namun berlikuk seperti seharusnya. Sangat indah. Rambutnya hitam pekat, terlihat rapih seperti baru dicukur. Alisnya tebal dengan bola mata yang berwarna sedikit abu-abu. Tampan. 

Tunggu, 

"Bagaimana kau bisa masuk?" tanyaku lagi ketakutan. Lamunanku buyar saat mengingat seharusnya dia tidak ada di tempat ini. Seharusnya dia tidak bisa memasuki rumah ini. Padahal pintu utama sudah aku kunci saat pulang sekolah tadi, lalu bagaimana dia bisa masuk?

"Kau pencuri?" 

Hening.

"Me-mengapa kau hanya diam?" lirihku.

- Lady Louise Ortega -






"Aku adalah Velasco."

- Leonard Bezos Velasco -
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Behave alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
#39sadism
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
BarraKilla di novaadhita
64 parti Completa
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Obsessed : Project IRIS di matchaaluvv123
25 parti In corso
"They didn't fall in love. They were programmed." - - - Aeliana tumbuh sebagai wanita yang terlihat sempurna-tenang, cerdas, elegan. Namun ada bagian dari hidupnya yang hilang. Dikubur terlalu dalam untuk diingat, terlalu berbahaya untuk digali. Ketika bayangan masa lalu mulai bergerak, Ael menemukan dirinya terjebak dalam jaring rahasia bernama Proyek IRIS-sebuah eksperimen yang menyentuh batas kemanusiaan, emosi, dan kendali pikiran. Di antara pengkhianatan, manipulasi, dan obsesi yang membara, Ael harus berhadapan dengan dua pria yang mengikat takdirnya: Kael Renata-pria yang seharusnya ia lupakan. Elion-pria yang menolak melepaskannya. Di dunia tempat cinta bisa menjadi senjata, dan kebenaran berarti kematian, satu pertanyaan tak pernah berhenti menghantui: Apakah emosi yang ia rasakan benar-benar miliknya-atau hasil dari sebuah proyek yang tak pernah gagal? *** "Lepaskan aku," katanya tegas. "Kau tidak berhak mengatur hidupku. Atau hidup Kael." Untuk sesaat, Elion terdiam. Lalu rahangnya mengeras. "Berhak?" ulangnya rendah. "Aku yang memastikan namamu tidak dihapus saat eksperimen gagal. Aku yang mengalihkan perhatian sistem ketika datamu seharusnya dimusnahkan." Ia mendekat lagi, suaranya nyaris geraman. "Kau hidup karena aku mengizinkannya, Ael." Napas Ael tersendat, tapi ia tetap menatap Elion-keras kepala, menolak runtuh. "Kalau begitu bunuh saja aku," bisiknya. "Tapi jangan pakai Kael untuk mengendalikanku." Detik itu juga, tangan Elion menegang. Otot rahangnya menonjol. Matanya menyala oleh sesuatu yang lebih liar dari amarah-sesuatu yang mendekati kehilangan kendali. - - - Haloo teman-temaann, Cerita ini sama seperti sebelumnya, namun ada beberapa paragraf yag aku perbaiki dan terdapat sedikit perubahan Adegan dan Dialog, cuman ga ngerubah alur cerita kok. Selamat Membacaa...
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
Can I See You're Heart? cover
Trapped By A Pervert cover
Sleeping With My Boss cover
Strange Matchmaking cover
I Am Drugs [Completed] cover
VALUS cover
BarraKilla cover
Sebatas Angan Senja cover
Obsessed : Project IRIS cover

Can I See You're Heart?

31 parti Completa

"Lo!! Mau ngapain Leo" tanya Reva sambil memelototkan matanya. "Kalo Lo gak bisa Gue milikin maka gak ada orang yang bakal bisa milikin Lo, sebelum Lo Gue bunuh maka sekarang Gue bakal milikin tubuh Lo sepenuhnya" Leo semakin kurang ajar dengan menyobek sebagian dress Reva, hingga memperlihatkan bra yang Reva kenakan, ini membuat Reva semakin was-was, Dia tak tahu harus apa, karena tubuhnya terikat dan tak bisa melakukan apa-apa. Reva hanya bisa berontak dengan menggerak-gerakkam seluruh tubuhnya. Dan disisi lain Mayang hanya menonton saja sambil duduk dan meminum minumanya. "Mayang!! Lo kan juga cewek masa Lo tega ngeliat cewek diperlakukan seperti ini!!" Teriak Reva pada Mayang. Namun Mayang langsung berdiri dan mendekatinya. "Tenang, Lo nikmatin aja, Gue jamin, Leo jago kok soalnya Gue udah pernah nyoba" bisik Mayang pada Reva tepat ditelinganya. "Ayo sayang, bermainlah denganku" ucap Leo sambil menyentuh tubuh Reva dengan lembut. "Cih gak sudi" Reva kembali meludahi wajah Leo, namun kini Leo hanya tersenyum dan mulai membuka sebagian dress Reva bagian bawah. Start : 14 Agustus 2021😄😄