Story cover for Second Love (Slow Update) by rii0312
Second Love (Slow Update)
  • WpView
    Reads 950
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 950
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Oct 05, 2019
Bela seketika mengentikan aksinya. Ia beralih menatap Dafa. Dari tatapan mata Cowok itu menandakan adanya ketulusan.

"Iyah. Itu gue" lirih Bela. Menatap ke arah lain.

Tanpa disadari Bela, Dafa membuat pergerakan yang tidak di sangka. Seketika Bela reflek memundurkan tubuhnya saat Dafa mendekat kearahnya. Sampai tubuhnya bertemu dengan tembok yang ada di belakangnya.

Dafa terus menatap Bela dan memajukan wajahnya. Mata mereka beradu. Bahkan Bela dapat merasakan hembusan nafas Dafa yang dekat sekali dengan wajahnya. Sebelah tangannya mengunci pergerakan gadis itu. Jantung keduanya berdebar seakan ingin keluar.

Sekali lagi Dafa mendekatkan wajahnya pada Bela. Bela menahan nafasnya serta memejamkan matanya.

"Mulai sekarang Lo cewek gue. Dan gue nggak terima penolakan" bisik Dafa lalu memundurkan tubuhnya memberi jarak diantara mereka.



Meskipun cerita ini memiliki banyak kesamaan, tapi cerita ini aku buat bener-bener dari pikiran aku sendiri loh. 
Semoga berkenan yahh. Selamat membaca 😁😁
All Rights Reserved
Sign up to add Second Love (Slow Update) to your library and receive updates
or
#214first
Content Guidelines
You may also like
LALA by nurleniwahyu
16 parts Complete
Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)
Felicity [On Going] by ayudiantta
12 parts Complete
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
Rasya Vs Rasyid [END] by SuciRRamadhan
88 parts Complete
Tentang kita yang terikat dalam luka -Ketika aku yang kini sudah bukan tujuan mu untuk pulang- [ROMBAK TOTAL!!] Kata orang, Rasyid itu iblis berwujud manusia, Rasyid yang terkenal dengan sikan bengis dan arogan nya serta ketampanan dan kekayaan nya. Rasyid juga dikenal dengan wajah datar dan dingin tak luput mata tajam nya yang bagaikan elang setiap melihat manusia didepan nya. Kata orang, Rasya itu bidadari yang memiliki sikap berbanding terbalik dari seharusnya, wajah Rasya itu datar tapi manis, mata coklat madu nya bagai elang namun begitu candu, sikap dingin nya membuat orang segan namun berbeda bagi Rasyid. Rasya itu manusia paling menyebalkan bagi nya. Rasya itu cewe rapuh yang begitu kuat tameng nya. Rasya itu cewe paling cerewet baginya. Namun bagi Rasya, Rasyid itu kasar, arogan dan menyebalkan. Rasyid itu manusia yang paling sulit buka suara. Rasyid itu lelaki penipu yang ulung bagi nya. Rasya kira, Rasyid miliknya. Namun ternyata, Rasyid milik masa lalunya. _______ "luppo," bibirnya bergetar bersama air mata yang baru saja lolos dari kelopak, ia meraih tangan Rasyid. "ini bercanda aja kan?" Hening. Rasya tau bagaimana Rasyid, Rasya tau apa arti diam nya Rasyid. Lantas, apa semua ini nyata? "jawab, tolong. Cuma butuh satu kata dari luppo kok" tuturnya lagi berusaha senyum. "jangan diem aja! Jawab luppo. Ini drama kan?" tanya Rasya lagi terisak "JAWAB!" "IYA! dia pacar gue, kenapa?" Rasya diam membisu, lagi-lagi kepercayaan nya dipatahkan begitu saja, lagi dan lagi ia kembali di khianati oleh orang yang ia kira menjadi bagian masa depan nya nanti. Lagi lagi, Rasya terluka hebat. Luka yang dulu kembali terbuka lebar dan menyiptakan luka yang baru. "Jika bahagia mu tak bersama ku, mungkin sudah waktu nya kita untuk saling melepas diri. Bagaimana pun cinta mu takkan pernah nyata." ... ⚠CERITA INI MENGANDUNG KATA² KASAR! CERITA PERTAMA MOHON DI MAKLUMI, PLAGIAT MENJAUH!! CERITA MASIH AMBURADUL DAN TYPO BERTEBARAN! BELUM DI REVI
You may also like
Slide 1 of 9
Not You Or Me But We (End) cover
LALA cover
Felicity [On Going] cover
Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going] cover
Albel cover
Diantara mereka cover
Rasya Vs Rasyid [END] cover
LABIL cover
Essentialy Love (SELESAI) cover

Not You Or Me But We (End)

50 parts Complete

[Completed] "Maaf kalau lo nggak suka saat gue buat keputusan sepihak kaya gini,maaf juga kalau sikap gue ke elo berlebihan.tapi disini posisi gue adalah pacar elo,jadi wajar kan kalau gue ngelakuin ini?" kay meneteskan air matanya ia tak kuasa menahan rasa panas yang ada di mata dan hatinya melihat kekasihnya pergi dengan wanita lain tanpa sepengetahuaannya. Dafa masih terdiam melihat gadisnya menitihkan air mata,tanpa berkata kata lagi dafa langsung menarik kay kedalam pelukannya. "Sorry,"bisik dafa lirih. Kay melepas peluksn hangat dafa,ia menatap mata pria itu dengan lekat. " kenapa semudah itu lo minta maaf?apakah se-enggak berarti itukah gue dihidup elo?gue capek,beri gue waktu buat mikir ulang tentang hubungan ini.bye."ucap kay untuk yang terakhir kalinya pada siang itu,air matanya terus mengalir tak tebendung. Ia tidak pernah tahu jika mencintai seseorang bisa sesakit ini rasanya.