Do You Remember October

Do You Remember October

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2019
Kehilangan itu sesuatu yang tidak bisa dihindari. Masih teringat hangat tangannya yang dulu selalu menyentuhku, senyumnya yang memancarkan ketulusan sepenuh hati, dan tawanya yang senantiasi menghiasi hari. Sejak kapan semuanya berubah, tidak ada yang tahu. Karena hidup itu seperti air. Kadang ya memang mengalir saja ke arah situ, bukan salah siapa-siapa.
All Rights Reserved
#941
heartbreak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • You're Here, But Not For Me
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • KONSEKUENSI HATI

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines