Takdir Cinta Allah

Takdir Cinta Allah

  • WpView
    Reads 298
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 9, 2020
Namaku Salsabila. Aku menyukai seseorang yang sudah menjadi temanku sejak masih kecil. Tanpa kusadari ternyata dia juga menaruh hati padaku. Kami sama-sama melangitkan do'a supaya sang Kuasa menyatukan kami dalam ikatan pernikahan. Tapi takdir berkata lain. Aku harus menikah dengan seseorang yang hanya aku anggap sebagai kakakku. Aku ingin berontak dengan semua ini. Tapi aku tak berdaya membuat ayahku sedih di saat-saat terakhirnya. Pernikahan kami berjalan seperti pasutri lainnya. Yang berbeda hanyalah hatiku yang masih belum siap dengan semua ini dan aku masih belum bisa mencintainya walaupun pernikahan kami telah berjalan selama satu tahun. Saat aku mulai membuka hatiku dan mulai menerima dia sebagai suamiku, kejadian naas pun terjadi dan aku harus. rela kehilangannya. Akankah cintaku akan kembali berlabuh kepada Alfan atau pada dia yang baru aku kenal semenjak kepergian suamiku?
All Rights Reserved
#32
persabatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdirku Untukmu (END)
  • Manajemen Rumah Tangga ✔
  • SURGA UNTUK SARAH (SELESAI)√
  • Ujung cinta Diamku
  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Bahagia itu Bukan Milikku (Selesai)
  • Yang Terlewatkan
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Ikhlas Bersamamu |END|✓

📚 Spiritual - Romance "Saya gak gigit kok, gak perlu takut," ucap Rafa di tengah-tengah kesunyian mobil, membuat Aida tercenggang. Dila yang sedang menunduk sambil memegang erat cardigannya sontak menatap ke arah depan, mendapati suara tawa Aida dan Rafa di depan, jantung Dila semakin abnormal. "Kenapa takut sih? Bang Rafa bukan karnivora kok," ujar Aida yang membuat Dila meringis malu. "Saya omnivora." Rafa lalu terkekeh, tanpa menghadap ke arah belakang. "Bang Rafa itu omnivora, dia makan nasi, makan ayam, makan sayur, makan hati juga." Aida terkekeh pelan sambil memukuli pundak Rafa pelan. "Eh, saya memang suka hati ayam kok," tutur Rafa begitu asyik mengobrol dengan Aida. "Bukan hati ayam, Bang tapi hati Abang yang udah karatan karena udah lama gak disinggahi," ucap Aida yang membuat Dila tersenyum tipis. "Abang masih menuju halal, tunggu beberapa bulan ke depan," ujar Rafa yang membuat Dila penasaran, eh sedikit. 📚Cover dibuat dari gabungan pict Pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines