MAHABBAH

MAHABBAH

  • WpView
    LECTURAS 30
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 7, 2019
**** "Bang, bidadari surga itu masyaaAllah cantik banget ya." ucap Nuha sambil membalikkan halaman buku yang sedang Ia baca. "Iya dek." jawab hamzah, lalu Ia meneguk kopi dalam cangkir berwarna putih. "Cantikan mana sama adek?" tanya Nuha Hamzah hanya menukil senyum, lalu kembali meneguk kopinya. "Bang, jawab pertanyaan adek!" ucap Nuha sambil menatap Hamzah Hamzah pun menjawab dengan singkat, "Cantikan bidadari dek." Nuha yang mendengarnya pun langsung memalingkan tatapannya seraya berkata, "Oh cantikan bidadari." dengan nada datar seakan cemburu dan tidak terima pada jawaban Hamzah. Melihat tingkah Nuha yang seperti itu ia menjadi gemas, dan mengarahkan sorot matanya untuk menatap Nuha yang sedang cemberut, lalu berkata "Kan bidadarinya kamu" goda Hamzah pada Nuha. Nuha hanya tersipu dan pura pura tidak mendengar. "Dek, sini tatap abang" ucap Hamzah Nuha segera menutup bukunya dan menatap mata kekasih halalnya itu. "Dek dengerin abang, bidadari itu cantik sekali, bahkan dalam surat Ar Rahman ayat 58 dijelaskan bahwa kecantikan mereka itu layaknya permata yakut dan marjan, bahkan hampir tak terdefinisikan. Tapi dek, kecantikan mereka itu akan dikalahkan oleh kecantikannya para wanita shalihah." Hamzah menjelaskan dengan suara lembut sambil menggenggam tangan Nuha. "Jadi istri sekaligus wanita yang shalihah ya dek, supaya kamu bisa jadi bidadari abang disurga nanti. Sungguh cantikmu akan membuat para bidadari cemburu" Ucap Hamzah sambil menoreh senyumnya yang manis. Tak terasa airmata menetes dipipi lembut Nuha, hatinya bergetar sekaligus sangat bersyukur karena telah menemukan lelaki seperti bang Hamzah. Hati kecil Nuha berkata, "Ya Allah, terimakasih sudah mengijabah. Tidak sia sia 5 tahun aku lalui masa penantian dengan menyebut sebuah nama pada doa, akhirnya kini Engkau satukan kita dengan cara yang tak terduga." ----------------------*****----------------------- ©Sarah Putri, 2019
Todos los derechos reservados
#449
rohani
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tulip
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Mon Amour (SELESAI)
  • SEHINGGA CINTA + BIDADARI HAQIF LUTHFI
  • Kahfi dan Yumna 2
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Teruntuk Kamu Pemilik Suara [SELESAI]
  • Kahfi dan Yumna
  • East sky first love
Tulip

Tobi seorang mahasiswa psikologi yang bercita-cita menjadi psikiater handal dan Tulip gadis cantik seorang karbol air force academy dipertemukan di sebuah kafe yang menjadi cikal bakal sejarah cinta mereka. Perbedaan sistem pendidikan membuat kisah cintanya harus berjalan LDR, menanti momen bahagia ketika dapat melihat wajah riang dan senyum manis di pipinya. Penantian yang tak berujung dari romantika yang begitu di dambakan, Harmonisasi kebahagian dari senyum di ujung pipinya dan rona merah saat dirinya tersipu. Berharap semua berjalan sesuai ekspetasi dari situasi yang telah di telan bumi. Aku dan dia dari sejarah cinta tanpa kepastian. Bersikukuh untuk mencintai dia yang telah tiada walau ku tahu terus mencintaimu adalah patah hati yang aku ciptakan sendiri. Aku tahu hatiku tak akan pernah sama lagi, tapi aku akan baik-baik saja. Terima kasih telah menabur benih kebahagiaan dalam hidupku, terima kasih karena telah menjadi alasanku untuk berjuang. Semua momen ini membuatku yakin bahwa pertemuanku dengannya bukanlah kebetulan melainkan takdir Tuhan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido