I'm Flawed (BOYSTORY)

I'm Flawed (BOYSTORY)

  • WpView
    Odsłon 297
  • WpVote
    Głosy 158
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja śr., lis 13, 2019
WpInfo
Fanfikcja
Aku Bulan, Namun bisa kau bayangkan jika aku meredup? Seluruh bahkan seisi angkasa gelap. Tapi, itu hanya duniaku. "Moona, kamu bisa dilihat. Bahkan saat kamu meredup sekalipun aku masih bisa melihatmu" "Tapi, aku terlihat hanya malam hari. Aku tidak selalu ada. Apa masih kau mau menemaniku?" "Maka begitu, teranglah Moona" Teranglah Terang Lah Moona
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#131
moon
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Memories in Moon
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • Nuraga || He Xinlong [COMPLETE ✔]
  • Kandang Setan: Reborn
  • After Met Him [END]
  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • A Love Left Unspoken
  • Rakala Edelweiss
  • The White Sky

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści