Story cover for Lacuna. by KyokaM_Kyonari
Lacuna.
  • WpView
    Leituras 142
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 142
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em out 05, 2019
Jauh. Jauh di luar dimensi sana terdapat tempat asing yang tak pernah terjamah oleh tangan manusia sama sekali. Tak pernah ada yg tahu apa yang ada dalam dimensi itu.

Namun, berkat sebuah undangan. Seorang manusia berhasil masuk dan melalui kejadian luar biasa disana.

Apa yang ada disana? Apakah mereka kawan atau lawan? Mengapa mereka berbeda?

Dimensi asing itu membuatnya terpesona. 

"Ethereal Forest" begitu mereka memanggilnya.

[Collab Story! (Padahal tidak) bermodalkan:
all idea; yang diperes dari para otak member
all chara; sebagian member yang menjelma berjamaah jadi alien
all kebutuhan syuting; ubab jadi-jadian
cover emejing estetik, dengan bahan mungut; @FalisaNaila 

inilah KKN di Desa Kyonari --- salah, maaf.]
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Lacuna. à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Black Out III, de Alya_M24
17 capítulos Concluída
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
Long A dream [END], de Sweet_Candy0_0
49 capítulos Concluída
Apa yang akan terjadi ketika kalian sedang tertidur lalu tiba-tiba terbangun di atas dahan pohon di tengah-tengah hutan yang sepi? menakutkan? Atau malah menyenangkan? Itulah yang di alami gadis yang baru berumur 18 tahun ini. Gadis bernama Asteri Thea, gadis yang mengalami kecelakaan kecil dan terpaksa harus di rawat inap. Gadis yang sempat sadar namun kembali tertidur karena hanya mendapati sang sahabat yang sedang mengkhawatirkan kondisinya. Hanya sahabat. Tidak ada orang tua yang sangat Asteri harapkan kehadirannya. Asteri tak tau bahwa tidurnya kali ini akan mengantarkan nya pada sebuah mimpi yang panjang, dan mempertemukan dirinya dengan berbagai makhluk yang hanya ada di mitos saja. Dan berakhir membuat Asteri jatuh cinta kepada salah satu makhluk yang telah Asteri selamatkan dari amukan warga. Lalu bagaimana kelanjutan kisah Asteri? Apakah sebuah dimensi Mimpi dan Dunia nyata bisa mempersatukan dua kekasih? Ataukah Asteri memang harus kembali ke alam sadarnya dan meninggalkan semua kenangan indah yang dia alami di alam bawah sadarnya? *** "Kita berbeda! Kita berbeda usia, kita berbeda kehidupan, kita berbeda! Dan sangat berbeda. Lalu bagaimana kita bisa bersatu jika perbedaan ini semakin kentara dan berakhir menjadi tembok pemisah antara kehidupan kita?" "Kita memang berbeda, tapi perbedaan ini tak kan menjadi abadi. Bagaimanapun kita adalah sepasang kekasih! Kita saling mencintai. Akan ada masanya kita bersama! Entah dalam Duniaku atau Duniamu" [Plagiat mohon minggat dulu!] Gimana? Tertarik buat baca? Langsung gih di jamin nagih! Start- 11 juni 2021 Finish- 15 Mei 2022
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Black Out III cover
DIAMOND MONARCH (Saga Of The Crystal Throne) cover
𝐕𝖾𝗂𐓣𝗌 ⱺ��𝖿 𝐄ᥣ𝖾ꭑ𝖾𐓣𝗍𝗋α  cover
PHANTOM THIEVES [END] cover
Difference [END] ✔ cover
Agrrios [FIN] cover
A World Of Different Dimensions cover
Long A dream [END] cover
DIMENSI WAKTU (HIATUSS) cover
Semesta paralel: dunia di mana hewan menjadi spesies yang dominan cover

Black Out III

17 capítulos Concluída

"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.