Kata orang-orang, Yulita itu sempurna. Terlahir dengan paras yang cantik, tubuh semampai nan aduhai, juga otak cemerlang. Dia mantap dipersunting oleh Fatih-lelaki tampan maksimal dengan karier gemilang yang menjadi incaran banyak perempuan-saat lelaki itu berada di puncak kejayaan. Tidak hanya itu, Yulita juga menjadi menantu kesayangan dan kebanggaan. Benarkah demikian? Bukankah tidak ada yang sempurna di dunia ini? Karena kesempurnaan mutlak kepunyaan-Nya. "Di tengah perjalanan, akan ada masanya kamu menunduk dan melihat ujung sepatumu yang tadinya begitu mengilat telah dikotori oleh debu. Tapi ... ini bukan tentang sepatu, apalagi debu." -Yulita Anggraini-
Más detalles