Untold Story

Untold Story

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 12, 2021
"Gue suka hujan, karena hujan bikin gue tenang." Bulan tersenyum sembari menatap Bumi yang juga tengah menatapnya. Bulan sudah sering mengatakan itu, tapi Bumi tak pernah protes. Bumi sangat tahu kalau Bulan menyukai hujan, tapi Bumi tidak tahu bahwa Bulan juga menyukai Bumi, baik ketika Bumi sedang diterpa hujan ataupun tidak. "Kenapa lo ga bisa suka sama gue sih Lan?" "Karena lo bukan Bumi." Dia adalah Elang, si gagah yang pemberani dan disegani banyak orang, tapi setinggi apapun Elang terbang, Elang tak akan bisa menggapai Bulan. Bumi dan Bulan berjauhan, tapi setidaknya Bulan mengelilingi Bumi, tidak seperti Elang, yang bisa terbang tinggi tanpa tahu akan kemana. Ini kisah antara Elang, Bulan dan Bumi. Cerita sederhana namun mampu memberikan banyak warna di dalamnya, indah atau buruknya warna itu, biarlah mereka yang menentukan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN [END]
  • Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Selebgram [end]
  • ANGKASARAYA [END]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Bintang [end]
  • Satu Langkah

Menjalin hubungan asmara tak selamanya menyenangkan, itu terbukti ketika Bulan yang pada akhirnya memutuskan untuk menjadi kekasih Angkasa Rajaswara― pria yang paling disegani di SMA Galaksi. Dengan memiliki niat terselubung supaya terlindung dari perundungan teman-teman di sekolah, Bulan malah menerima banyak hal yang tak mengenakkan dari kekasihnya. Bahkan, pria itu memperlakukan Bulan lebih buruk daripada teman-teman di sekolahnya. Selama menjalin kisah asmara dengan Angkasa, yang Bulan terima hanyalah luka dan air mata. "Asa ... aku yakin, suatu saat nanti, ketulusanku akan mencairkan hatimu yang beku." Sampai kemudian ucapan itu terlontar dari bibirnya yang bergetar, Angkasa tersadar jika perlakuannya pada sang kekasih selama ini sangatlah keterlaluan. Lalu apakah Bulan masih bisa memaafkannya setelah semua yang Angkasa lakukan? Luka yang sudah Angkasa torehkan sangatlah dalam. Butuh waktu yang cukup lama untuk menyembuhkan. Walau begitu, bekasnya tak akan pernah bisa hilang. ... [Cerita ini dibuat berdasarkan imajinasi penulis. Tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun. Bila ada kesamaan nama maupun tempat, itu merupakan ketidaksengajaan. Cerita ini hanya fiktif belaka] DON'T COPY MY STORY!!! Just for fun! Start: Rabu, 02 Februari 2022 All Rights Reserved © Cnt Annabella

More details
WpActionLinkContent Guidelines