Patah Hati Terhebat

Patah Hati Terhebat

  • WpView
    Membaca 89
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Okt 7, 2019
WpInfo
Non-fiksi
Radit Anak yang didalam hidupnya jarang sekali untuk mendapatkan keberuntungan. Dia mengalami patah hati yang terhebat baginya. Dia akan melakukan apapun demi mendapatkan kesenangannya, walaupun dia tau, kalu dia tidak akan berhasil.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [1] When The Rain Stops
  • A Life That Turns
  • Transmigrasi papa
  • 콧노래 From Fit
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • Become the youngest prince [TERBIT]
  • MARVELO ANDROMEDES
  • transmigrasi gadis pemalas[END]

Jenius yang ternistakan oleh keluarganya sendiri bahkan dijadikan bahan bully teman sekolahnya, siapa yang menjalani kehidupan bak neraka itu? Adalah Radif Darmagada Putra yang hidupnya tak akan pernah tenang sebelum ia mengakhiri hidupnya sendiri dan menyesal mengapa dirinya mengiyakan ajakan malaikat untuk hidup di dunia. Semenjak Ibunya meninggal dunia, Ayah dan Bibinya pasti melampiaskan amarah mereka dengan memukul Radif layaknya ia adalah babu di rumah mereka yang terus melakukan kesalahan. Entah itu dipukul, dicambuk, dilempari gelas atau vas, atau badannya yang disiram air panas. Semua itu diterima oleh Radif dengan tekanan dan Radif begitu lelah. Namun setelah ia nekat bunuh diri, mengapa dirinya masuk ke dalam novel yang dulu pernah ia baca ketika gabut? Sialnya lagi kenapa ia menjadi peran figuran yang akan dibunuh oleh Bos geng motor terkenal di sekolahnya karena menyakiti si pemeran utama wanita, yang itu adalah hal tidak disengaja? Perasaan kesal dan rese yang membuncah pada dirinya membuatnya frustasi. Setidaknya ia masih memiliki otak jeniusnya yang dapat menghindari takdir semacam itu. Namun, ketika ia berusaha menghindari dari segala macam masalah yang akan menimpa dirinya, mengapa ada saja yang membuatnya kesal sampai ubun-ubun kepalanya? Kritik dan saran hanya diterima dengan penyampaian yang jelas tanpa emosi. Terima kasih.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan