Jangan dibaca.

Jangan dibaca.

  • WpView
    Reads 561
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2020
"Suara berbising-bising keramaian terasing rangkaian otak pusing seakan menolak biang using"-04pusing terbayarkan Terbitlah untaian aksara ini dari hidupku didunia. Menulis bukanlah bakatku, ini hanya sebuah kata yang tak pernah ku ungkapkan lewat suara kepada orang lain:( sejujurnya ini hanya tugas. Kuterlintas sepi Menangisi seisi rasa ini Adakah orang yang peduli? Tidak sama sekali ~Happy Reading~
All Rights Reserved
#7
akupergi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • {PERKATA} Selesai
  • JAM 3 SORE
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • CERPEN (END)
  • Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi
  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Puisi Kemana Saja
  • Renjana

Hanya sederet kata-kata sederhana. Dibuat dari hati. Dibentuk dalam bait puisi. Namun, ada sejuta rasa yang kau akan temui. Rasa yang pernah hadir. Rasa yang pernah hilang. Rasa yang pernah tersakiti. Dan masih banyak lagi... Kini aku hanya ingin mewakili. Dalam baitku, Dalam sajakku, Hingga dalam puisiku... -Salam dari Sang Rasa. "Kumenulis dengan hati, dan mengungkapkannya dalam sebuah bait puisi." -AW- #Rank 1 Perkata 15 Mei 2020 _________ Ada beberapa part spesial loh dari Author untuk kalian ♡ HAPPY READING! Copyright© 2019 By : Arni Widiawati ✔Start 14 July 2019 ✔Finish 16 May 2020 ✔Start Revisi 05 June 2020 ✔Finish Revisi 05 July 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines