Namanya Gian, lengkapnya, Narapati Gian. Sesungguhnya, ia baik, sangat baik malah. Hanya saja, perbedaan derajat membuatnya menjauh. Bukan merasa jadi level terbawah, bukan, alasannya karena 'anak orang kaya itu milih milih, manja' begitu kata Gian. Tapi tak urung, ia tetap berteman dengan mereka, walaupun tak dekat.
Ini kehidupan Gian. Bukan anak orang kaya. Hanya anak panti asuhan Kasih Bunda.
Ini kisah Gian, jika penasaran, tolong dibaca, jika seru, jangan lupa tekan tombol bintangnya.
Ini dari saya, untuk semua pembaca tercinta... :)
[HARAP FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA AGAR KITA MENJADI LEBIH DEKAT DAN LEBIH KENAL!]
"Kita tu sama Rid, kita terjebak didalam lingkaran nama baik dan harga diri"
-Nadyn Aulia Fidelya
"Gue merasa terlalu terkekang Dyn sekarang ini. Semuanya selalu menuruti ego masing-masing"
-Zarid Sukma Yunanda
Memiliki latar belakang keluarga yang sama-sama kerasnya. Terlalu mementingkan nama baik itu sudah pasti.
Perkara latar belakang yang sama membuat Nadyn dan Zarid sering bertukar cerita satu sama lain.
Akankah berhasil menurunkan ego orang tua mereka Masing-masing? Entahlah aku pun tidak tahu.
-Harapan untuk hidup lebih berwarna itu masih ada-