You Call Me Crazy??

You Call Me Crazy??

  • WpView
    Reads 1,127
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Astaga! Dia yang waktu itu?!" Una bersembunyi dibalik tiang, namun sia-sia, Arka sudah melihatnya Arka menggeram kesal, ia mendekati persembunyian Una, lalu memergokinya. "Kenapa lo bilang gitu depan pacar gue?!" Suara serak Arka yang tertahan membuat Una memciut. Una berkedip dua kali dengan bibir mengerucut, "Gue iseng doang. Maap!" "Maaf? Lo kira kata maaf bisa balikin semuanya?" Arka sedikit membentak gadis di hadapannya "Ya mau gimana lagi, kan udah terjadi. Yaudah lo balikan lagi aja sama pacar lo." Una masih tertunduk, ia tak berani menatap Arka "Lo gila! Harusnya lo itu dibawa ke rumah sakit jiwa!" Mata Una membelalak, ia menatap Arka dengan kesal. "Lo sebut gue gila?!" Arka mengangguk, "Iya. Lo gila!"
All Rights Reserved
#66
syifa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • ArKa (End)
  • ARSEN (ON GOING!)
  • tentang sebuah rasa
  • perfect house
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • ISTRI GEN -Z
  • DIA PERGI?!
  • LOVE STORY QIANARRA
  • troublemaker VS ketos! ✔

SUDAH DITERBITKAN... "Aku tidak pernah menerima penolakan!"ujar evan dengan tegas, hingga membuat zahra menghentikan langkahnya yang baru saja menjauh 2 langkah dari meja evan."tinggalkan kekasihmu, atau dia yang akan meninggalkanmu untuk selamanya...alias MATI!" Zahra membalikan badannya dan menatap evan tak percaya, zahra hanya bisa diam tanpa bisa berkata apa-apa lagi. Dirinya kehabisan kata-kata. Evan tersenyum melihat reaksi terkejut zahra."kau tidak punya pilihan lain selain meninggalkannya dan menjadi milikku! Atau kau akan melihat jasad tunanganmu tanpa tangan dan kaki besok pagi..." ***** "Apa kau pikir ini semua mau ku? Semua ini terjadi juga karnammu! Kau yang memintaku menemuinya! Jadi kau harus bertanggung jawab atta!"ujar zahra marah dan tanpa sadar semua keluh kesahnya dilampiaskan kearah anatta."radit pergi meninggalkanku! Dan keluargaku telah mengusirku atta! Itu juga karnamu! Aku melakukan itu demi keselamatanmu! Apa kau tidak memikirkan itu! Hidupku hancur KARNA MU ATTA! DEMI MENYELAMATKAN KARIRMU! AKU HARUS MENGORBANKAN HIDUPKU ATTA!" Anatta terdiam terpaku mendengar semua makian zahra yang memang ada benarnya. Anatta menghapus air matanya dengan tangan kirinya lalu menatap zahra yang tengah mengatur napasnya sambil meredakan amarahnya. "Aku tahu...semua ini terjadi memang karnaku ara...hiks...lalu apa yang harus aku lakukan untuk menebus semua kesalahanku?"ujar anatta sambil sesegukan. Zahra menatap anatta cukup lama."kau...kau harus menikah dengan evan..." "Apa?"pekik anatta tak percaya, apa semua luka ini belum cukup untuknya? Hingga zahra tega melakukan semua ini kepadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines