You Call Me Crazy??

You Call Me Crazy??

  • WpView
    Reads 1,127
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 7, 2020
"Astaga! Dia yang waktu itu?!" Una bersembunyi dibalik tiang, namun sia-sia, Arka sudah melihatnya Arka menggeram kesal, ia mendekati persembunyian Una, lalu memergokinya. "Kenapa lo bilang gitu depan pacar gue?!" Suara serak Arka yang tertahan membuat Una memciut. Una berkedip dua kali dengan bibir mengerucut, "Gue iseng doang. Maap!" "Maaf? Lo kira kata maaf bisa balikin semuanya?" Arka sedikit membentak gadis di hadapannya "Ya mau gimana lagi, kan udah terjadi. Yaudah lo balikan lagi aja sama pacar lo." Una masih tertunduk, ia tak berani menatap Arka "Lo gila! Harusnya lo itu dibawa ke rumah sakit jiwa!" Mata Una membelalak, ia menatap Arka dengan kesal. "Lo sebut gue gila?!" Arka mengangguk, "Iya. Lo gila!"
All Rights Reserved
#25
kyfa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA PERGI?!
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • perfect house
  • ISTRI GEN -Z
  • tentang sebuah rasa
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Best Of Name (END)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Crush On Bad Girl || Jay

DIA PERGI?! ~~~~~~ Sakit rasanya ditinggalkan oleh seseorang. Terlebih orang yang sangat amat dicintainya. Selamanya! "Jika takdir sudah berkehendak, maka mau bagaimanapun aku bertahan, tetap akan pergi." ucap Natha menatap gadis didepannya dengan raut sendu. "Dulu kamu pergi, lalu kembali. Apakah akan pergi lagi? Apakah bisa kembali?" balas gadis itu dengan air mata yang sedari tadi membasahi pipi. Natha mengangguk, "aku akan kembali.." ia menghela nafas lalu melanjutkan ucapannya. "Dalam wujud yang berbeda. Aku yakin, akan ada orang yang persis seperti aku yang akan menjadi pengganti untuk mu, Zefa" Gadis bernama Queena itu menggeleng, "Aku sanggup jauh darimu. Tapi tidak untuk kehilanganmu" lalu ia memeluk Natha sangat erat. Cowok itu mencoba tersenyum, walau berusaha sekuat tenaga menahan sakit ditubuhnya. "Aku pergi, tugas aku udah selesai. Setidaknya aku pergi dengan pamit. Ayah udah kembali kayak dulu, dan tugas ku jaga kamu udah selesai." ujar nya. - Dulu, kita adalah seseorang yang sama sama kehilangan. Saling menguatkan, dan selalu menjadi support system satu sama lain. Kamu berjanji akan kembali. Namun setelah kembali, haruskah pergi? -QUEENA ZEFANYA SHAGIL- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Penasaran? Ya dibaca lah, kalau suka ya divote. Kalo engga juga not problem. Mati satu tumbuh seribu. Cuma mau bilang 👻 'Tetep semangat ya, apapun yang terjadi. Hidup itu harus bisa menerima kritik dan saran. Agar kita bisa berkembang, gak stalk disitu saja. Kita juga gak akan tahu kan, kedepannya bakalan kaya gimana? Makanya jangan berhenti berkembang. Jangan cari teman yang membuat mu merasa nyaman. Tapi, carilah teman yang memaksamu untuk terus berkembang. Orang hebat tidak dibentuk dari kemudahan, kenyamanan, dan kesenangan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan, dan air mata.' -Sv Outhor 'DIA PERGI?!'-

More details
WpActionLinkContent Guidelines