Ketika Surgaku Harus Terbagi

Ketika Surgaku Harus Terbagi

  • WpView
    Reads 1,316
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 24, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
Wulan, tak pernah tau mengapa ia bisa menikahi sahabatnya. Sahabat yang sepuluh tahun bersamanya. Diam-diam Damar, sahabat Wulan sudah menyimpan rasa selama itu. Hingga akhirnya mereka menikah. Tapi tak disangka, kehidupan pernikahan mereka tak berjalan lancar, saat Naura, sepupu dari Damar hadir di kehidupan mereka. Naura juga mencintai Damar. Naura adalah seorang janda beranak satu. Ia ditinggal oleh suaminya yang tidak bertanggung jawab. Naura mengalami kecelakaan dan menderita amnesia, ia menyangka bahwa Damar adalah suaminya. Ibu Mira, ibunda Damar menjelaskan. Tapi malah membuat Naura semakin menyangkal. Hingga akhirnya, Damar menikahi Naura tanpa rasa cinta. Bagaimana kelanjutan kisah rumah tangga Wulan dan Damar? Apakah Wulan akan menerima Naura?
All Rights Reserved
#21
temantapimenikah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Godaan Sya'ir Zubair [TERBIT]
  • Episode Kedua (Sudah Terbit)
  • I Hate You, Husband
  • Mahligai Cinta Firdaus (Tamat)
  • YAKIN (SELESAI)
  • ALANA LIORA
  • Tahajjud cinta (TERBIT)
  • Cinta yang Tak Dibagi, Tapi Dimiliki Bersama
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]

💫[SEQUEL PEJUANG SEPERTIGA MALAM]💫 Kehidupan di dunia ini ibaratkan air laut yang pasang surut. Kesedihan bisa saja datang kapan saja, namun kebahagiaan juga dapat menghampiri secara tiba-tiba. Oleh karena itu, hiduplah sesuai dengan narasi Sang Pencipta, Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jangan terlena dengan rasa bahagia yang datang, namun juga jangan terlalu berlarut dalam kesedihan. Tetaplah bersyukur dan berdoa atas apa yang telah terjadi. Dalam ajaran Islam pun, setiap manusia diajarkan untuk senantiasa berusaha serta berserah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sebab, Allah lah yang menentukan, sementara manusia hanya dapat merencanakan. Saat sedang dalam keadaan sulit, wajar saja jika kita merasakan kesedihan atau putus asa. Namun, tentu lebih baik jika perasaan itu hanya sesaat saja. Kita pun harus berusaha untuk bangkit kembali menghadapi realita yang ada. Sya'ir ini hanya untuk pengingat diri, bukan untuk menjerumuskan orang yang kamu sukai ke dalam lingkaran halusinasi. - Zubair Hanan Al-Fatih - Start: 20 Oktober 24 End: 23 Desember 24

More details
WpActionLinkContent Guidelines