LAKI LAKI BIASA

LAKI LAKI BIASA

  • WpView
    Reads 15,396
  • WpVote
    Votes 549
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Rosyid adalah seorang pemuda yang telah mengalami banyak kegagalan dalam hidupnya, mulai dari PHK, putus kuliah, hingga dengan terpaksa ia harus mengandalkan kemampuan melukisnya untuk bisa mendapatkan uang. Dengan kondisinya yang seperti itu, tak terfikir baginya untuk menikah dalam waktu yang dekat, hingga pada akhirnya ia bertemu dengan seorang gadis anggun berama Sarah di pengajian rutin yang selalu ia hadiri. Namun sekali lagi, keadaan menciutkan hati Rosyid untuk mengutarakan cintanya. Tapi gelagat Rosyid dapat terbaca oleh tetangga yang sudah Rosyid anggap sebagai teman, bu Lany, janda anak satu yang jenaka itu mampu melihat tanda-tanda yang menunjukan bahwa Rosyid memiliki perasaan spesial kepada Sarah, hingga kemudian ia mendorong dan berhasil meyakinkan Rosyid utuk segera melamarnya. kisah ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang laki-laki miskin yang menjemput jodohnya, perjalanan seorang laki-laki biasa berjuang dalam kesulitan hidupnya.
All Rights Reserved
#371
islam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Ikhlas
  • Untuk Lorraine dari Jihad
  • Sang Pemuda (Awal Mula) | Sudah cetak di Guepedia Penerbit
  • Life Of Sarendra
  • Di Ujung Senja Fajar Menunggu Terbit
  • LAKSYAN
  • Cahaya Di Ujung Penantian
  • Have A Crush On You
  • Ketika Senja Berkata Cinta (TERLARIS di Google Playbook)

Pertemuan pertama mereka terjadi secara tidak sengaja. Ade, seorang pemuda yang sederhana dan religius, menemukan sebuah buku yang tertinggal di sebuah taman. Beberapa hari kemudian, di tempat dan posisi yang sama, ia kembali menemukan sebuah tasbih, lalu di hari berikutnya sebuah gelang. Ketiganya ternyata milik perempuan yang sama-Desi, seorang mahasiswi cerdas dan santun. Saat Desi kembali ke taman untuk mengambil gelangnya, ia terkejut melihat buku miliknya sedang dibaca oleh Ade. Pertemuan singkat itu membuka percakapan pertama mereka. Meski terkesan dingin, Desi meninggalkan kesan mendalam bagi Ade. Takdir terus mempertemukan mereka, mulai dari pertemuan tak sengaja di lampu merah hingga obrolan ringan di taman masjid. Namun Desi menjaga jarak dan memberi syarat, jika Ade sungguh ingin mengenalnya, ia harus menemui ayahnya langsung. Bagi Desi, cinta bukan sekadar rasa, tapi tentang adab dan restu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines