MAPLE (UPDATE TIAP HARI)

MAPLE (UPDATE TIAP HARI)

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Thu, May 7, 2020
Sergio dan Bella bersahabat sejak kecil. Sergio yang pintar, berprestasi, protektif, populer dan mata keranjang. Bella yang ceroboh, pemalas namun supel dan cerewet. Keduanya sering bertengkar, namun saling membutuhkan satu sama lain. Sikap Sergio yang protektif membuatnya selalu memperhatikan siapa saja buaya darat yang mendekati Bella. Tak sedikit orang yang menganggapnya cemburu, padahal Sergio hanya khawatir, karena Bella terlalu ceroboh dan mudah jatuh hati. Sergio sendiri memiliki seorang kekasih bernama Sheila, namun ia juga sering jalan dengan waninta lain. Tak jarang kadang ia melibatkan Bella jika Sheila mulai curiga padanya. Satu hal yang selalu membuat Bella gerah karena harus menutupi kejelekan sahabatnya. Begitu pula dengan Bella. Ia dekat dengan cowok bernama Bevan , orang yang tidak disukai oleh Sergio karena masalah pribadi antara keduanya. Berbagai cara dilakukan Sergio untuk menjauhkan Bella dan Bevan, namun selalu saja gagal. Hingga akhirnya, Bella dan Bevan berpacaran. Dan persahabatan keduanya mulai renggang karena sikap Sergio sendiri. Sergio yang merindukan kebersamaannya dengan Bella, melakukan berbagai cara agar Bella mau bersahabat lagi dengannya. Semua pendekatan yang ia lakukan pada Bella, perlahan membuatnya merasakan sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. *** Maple by Langit Rinjani - Nama pemeran diubah
All Rights Reserved
#723
romans
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AL AL GANG [Complicated]
  • CINTA YANG NYATA
  • Goodbye Angelo ✔️ (Tamat)
  • Caramel
  • DEAR SERA [ENDING]
  • GASA [end]
  • ALEXON [END]
  • If I Don't Hurt You (END)
  • ReySan (Selesai)
  • Bad VS Spoilt

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines