Peripatetic

Peripatetic

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 13, 2019
Sebuah senjata berada dalam genggaman tangan kanan pemuda berkaki jenjang yang kini berjalan sempoyongan di tengah keramaian kota. Kepalanya begitu sakit, perutnya seperti sehabis bermain roller coaster sepuluh putaran. Tubuhnya terasa begitu remuk, serta darah segar mengalir dari pelipis, hampir-hampir seperti pelepah pisang yang disayat ujungnya. Ia menumpu tangan di kedua lutut, mengumpulkan kembali kesadarannya yang telah tercecer. Perlahan, mata yang sebelumnya sayu tersebut kemudian membulat. Ia mendongak, mentari di atas kepala terasa begitu menyengat hingga ke ubun-ubun, satu senyum simpul terulas dari bibir. "Here we go, again? another universe?"
All Rights Reserved
#51
collaboration
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Mystery Of The Time Of Death (End)
  • Felicity | Kim Namjoon [END]
  • MORALLESS
  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • A Boy Without Identity | Kim Nam Joon ✓
  • Kiss or Kill ME?
  • Lagroth | BTS ✨
  • TARGETED || JUNGKOOK FF [Translate] [END]
  • King of Demigod : Into The New World

Setiap langkah dari teka-teki itu bertambah membingungkan, semakin mengerikan dan berbahaya sampai akhirnya ..... Ternyata pemuda itu tidak mati karena terlindas mobil ..... Surat yang berkata "Lupakan tentang perkumpulan rahasia, aku pikir itu cuman lelucon. tapi bukan." Bunga bunga putih menghias penutup peti, memantulkan pucatnya wajah muda yang telah pergi ..... Tujuh jam berdetik diatas perapian, berdetik makin keras, dan mengancam ..... Nomor tujuh mengangkat tangannya perlahan, mencoba melepas pengikat topengnya .....

More details
WpActionLinkContent Guidelines