We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Peripatetic

Peripatetic

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 13, 2019
WpInfo
Fanfic
BTS
Sebuah senjata berada dalam genggaman tangan kanan pemuda berkaki jenjang yang kini berjalan sempoyongan di tengah keramaian kota. Kepalanya begitu sakit, perutnya seperti sehabis bermain roller coaster sepuluh putaran. Tubuhnya terasa begitu remuk, serta darah segar mengalir dari pelipis, hampir-hampir seperti pelepah pisang yang disayat ujungnya. Ia menumpu tangan di kedua lutut, mengumpulkan kembali kesadarannya yang telah tercecer. Perlahan, mata yang sebelumnya sayu tersebut kemudian membulat. Ia mendongak, mentari di atas kepala terasa begitu menyengat hingga ke ubun-ubun, satu senyum simpul terulas dari bibir. "Here we go, again? another universe?"
All Rights Reserved
#84
fight
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MORALLESS
  • Black Out III
  • The lethe ✔️
  • Snowy Miracle (✔) [PROSES PENERBITAN]
  • King of Demigod : Into The New World
  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • The Mystery Of The Time Of Death (End)
  • Universe
MORALLESS

[Be wise: Mature + Erotic] Aku bertanya-tanya, dari mana semua kekacauan ini bermula? Apa dari kehidupan pertunanganku yang hambar dan menyakitkan? Sepertinya tidak. Ketika aku mengingatnya lagi, seketika aku menyesal setengah mati. Kenapa saat itu aku tidak langsung menyadarinya dan menjauhinya ketika dia berkata: "Aku tidak peduli kau punyanya siapa. Kau pacar siapa atau bahkan istrinya siapa atau bahkan mantan pacar dan mantan istrinya siapa. Kalau aku ingin dirimu, berarti hanya dirimu, Hasa. Aku juga tidak peduli bagaimana caraku mendapatkanmu, merebut atau apa pun pasti akan aku lakukan. Jika kau tidak ingin aku jadi pengkhianat, maka terimalah aku masuk ke dalam kehidupanmu, hatimu. Perlahan saja, aku juga selama ini selalu sabar menunggumu dan membuatmu percaya bahwa aku yang terbaik untukmu, bukan hyung." Jeon Jungkook yang membawa api dengan begitu besar dan panasnya. Dia tidak peduli siapa saja yang sumbunya akan terbakar, entah itu orang ku anggap teman tapi ternyata memendam sesuatu yang 'salah' dariku atau mantan tunanganku. Tebak, di mana letak kegilaannya lagi? Ya, mereka semua bersahabat, bahkan jauh sebelum aku dan mereka saling mengenal. "Tidak ada satupun jalan di dunia ini yang tidak akan aku lewati untuk mendapatkanmu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines