Tentang kita yang saling menyembunyikan rasa dengan kekosongan........
Arfa Frans Nanda, Otak kapasitas rendah, penampilan sederhana dan hidup sesukanya. Arfa adalah sosok remaja Yang sangat Humoris Bagi
siswi -siswi Sma Bina Sakti. Hidupnya tidak sendiri Ia mempunyai sosok sahabat yang cukup aneh baginya.
Cika Firera Wiguna, Si mulut pedas dan selalu melakukan apapun yang ia suka.
Cika, si pemilik wajah cantik, yang selalu menjadi incaran para siswa-siswa Sma Bina Sakti. Aneh. Manja susah sekali untuk tau sifat Cika, dan hanya Arfa lah satu satunya orang yang tau pasti sifat Cika yang sebenernya.
Hingga suatu saat mereka harus saling merasakan kekosongan, Pengkhianatan, mengalah, perpecahan, semuanya berubah dengan kehadiran sosok Alka di kehidupan mereka.
Sebenernya apa yang terjadi kepada mereka berdua??
Akankah persahabatan Cika dan Arfa berakhir dengan bahagia??
[Follow sebelum baca]
"Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan.
"Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha.
Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba"
Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya.
Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro.
Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva.
Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi.
"Mau kemana?"
"Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga"
"Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?"
Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini.
Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya!
#rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021]
#rank 1 in Umum [23 -10 - 2021]
#rank 1 in Umum [30 -10 - 2021]
#rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021]
#rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021]
#rank 1 in School [08 -12 - 2021]
#rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021]
#rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022]
#rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022]
#rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022]
#rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]