The Heart Ice

The Heart Ice

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 9, 2019
Teruntuk kamu; Terimakasih untuk semuanya yang telah berlalu, terimakasih karna sudah tertawa bersama, namun meski akhirnya, hanya perih luka yang terasa..., Terimakasih dulu sempat bercanda bersama, Namun meski akhirnya, Hanya bersifat sementara..., Terimakasih telah mengajarkan diriku, Bahwa cinta itu tak harus bisa dimiliki, Melainkan merelakan untuk lepas dan... "Mengikhlaskan sepenuh hati." Sebuah kisah antara cinta dan luka. Yang terjalin bersamaan,dan terluka diwaktu yang sama. Rania Putri Adinda...,seorang perempuan yang mencintai salah satu COGAN di sekolah ny. Dia adalah Aldi...,lelaki dingin sedingin es di kutub utara,yang memiliki banyak penggemar rahasia,termasuk Ranii. Bagaimanakah kisah cinta mereka...,?? Akan kah berakhir bahagia,atau malah sebaliknya?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Stolen Before Fallen
  • Fajar & Senja
  • ALETHA √
  • HALOALKANA
  • Hujan di ujung senja
  • EPIPHANY
  • ALDINAYA [Sudah Terbit]
  • Di Ujung Senja Fajar Menunggu Terbit
  • Shena Aquella {SELESAI}.

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido