My World
  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2020
Awalnya nggak ad sih niatan mau masuk pesantren,gue tuh awalnya mau masuk smk jurusan gp lo pada nggak tau kan soalnya jurusan nya tuh terbilang langka sih menurut gue Geologi pertambangan tapi kalo di pikir pikir mau jadi apa gue kalo masuk smk nggak punya keahlian Setelah pemikiran yang panjang akhirnya gue putusin masuk pesantren Tapi nggak tau pemikiran dari mana gue tuh minta pesantren nya jauh dari rumah biar mandiri kata gue sok so an And then gue di pesantren yang ada di tasik malaya kata tante gue sih pesantren nya bagus Kebayang nggak gue yang pemalas ceroboh suka buat onar tiba tiba hidup sendiri OMG Liat aja kisa gue nih Ambil aja hikmah nya Gue sih bersyukur aja namanya juga takdir kan nggak ada yang tau Jangan lupa vote yahh Gue tantang baca sampe part 5 dulu deh 1-4 ny belum masuk ke yang seru
All Rights Reserved
#393
alone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Mencintai dalam diam (end)
  • Don't Talk About Money
  • Ayesha Transmigration
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Admire Or Love
  • My Life, My Destiny
  • ALVIN (On Going)
  • Selamanya
  • My Duchess / End

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines