puisi

puisi

  • WpView
    LETTURE 34
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, ott 10, 2019
Alam Mentari pagi mengetuk kaca jendela beri sinar kehangatan lewat pancarannya Di sambut burung yang bersenandung ria Yang membuatku mengarjapkan mata Ku lihat bunga bermekaran Memberi kesan kebahagian Dengan penuh perasaan Kini lupa akan penderitaan Ohhh...alam terpujiii Kau penghidup utama kami Kau beri kami oksigen yang tak terhenti Kau lindungi kami Semua ini hanya tentangmu Kini ku bergantung padamu Takkan ku biarkan manusia itu merusakmu Hingga titik darah penghabisan ku lindungi alammu
Tutti i diritti riservati
#355
puisiku
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Disegala Renungan
  • Surat si Perindu Langit [REVISI] ✓
  • ROMANSA KATA
  • From Leiden
  • Seventeen
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Kisah {Complete}
  • Bait-Bait Semesta
  • Highway 1009 ||Sim Jaeyun - Jake|| (TERBIT)
  • Sasmita Nivriti

Manusia memang rumit, akan selalu begitu. Hidup tak selamanya tentang meratapi, Juga tak selamanya tentang menikmati Maka dari itu, bersyukurlah Hiduplah untuk hidupmu yang singkat Menangislah untuk meratapi segala kesedihan Lalu kembali menikmati segalanya dengan senyuman kecil dipipimu yang indah

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti