Waiting !

Waiting !

  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 11, 2019
Feby berbalik kemudian dia menyipitkan matanya. Kemudian dia membuat muka melas. "Kak ih. Aku tuh mau balik kekelas masa ga boleh. Lagian kakak itu ga jelas banget". Nathan berdiri dari duduknya kemudian dia berjalan mendekati Feby berdiri. Feby mundur saat langkah Nathan semakin dekat dengan tubuhnya. "Jangan mundur. Kalo lo mundur gue bakal cium langsung ga pake pertimbangan". Lagi-lagi ucapan Nathan membuat Feby terdiam ditempat. Nathan semakin dekat dan kini wajah Nathan sudah semakin dekat dengan wajah Feby. Feby mulai mengeluarkan keringat dingin. Dia ingin berteriak tapi tidak sanggup. Nathan mendekatkan bibirnya ketelinga Feby kemudian dia berkata "ikuti perintah gue. Kalo lo mau selamat". Kemudian dia menajuh dari tubuh Feby. Penasaran sama ceritanya. Langsung aja. (Masih UP)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
feby
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • RAISEN
  • Numbness (selesai)
  • DETTA
  • NATHAN ALEXANDRA DIRGANTARA
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • ||Perjodohan||✓
  •  Rangga
  • Ditya
  • INSECURE LOVE (END)

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan