Waiting !

Waiting !

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 11, 2019
Feby berbalik kemudian dia menyipitkan matanya. Kemudian dia membuat muka melas. "Kak ih. Aku tuh mau balik kekelas masa ga boleh. Lagian kakak itu ga jelas banget". Nathan berdiri dari duduknya kemudian dia berjalan mendekati Feby berdiri. Feby mundur saat langkah Nathan semakin dekat dengan tubuhnya. "Jangan mundur. Kalo lo mundur gue bakal cium langsung ga pake pertimbangan". Lagi-lagi ucapan Nathan membuat Feby terdiam ditempat. Nathan semakin dekat dan kini wajah Nathan sudah semakin dekat dengan wajah Feby. Feby mulai mengeluarkan keringat dingin. Dia ingin berteriak tapi tidak sanggup. Nathan mendekatkan bibirnya ketelinga Feby kemudian dia berkata "ikuti perintah gue. Kalo lo mau selamat". Kemudian dia menajuh dari tubuh Feby. Penasaran sama ceritanya. Langsung aja. (Masih UP)
All Rights Reserved
#11
feby
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  Rangga
  • NATHAN ALEXANDRA DIRGANTARA
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • The Bad Boy And Cupu Girl ✨THE END✨
  • INSECURE LOVE (END)
  • Numbness (selesai)
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • ||Perjodohan||✓
  • Ditya
Rangga

Apa yang akan terjadi jika cewek songong seperti Aluna Vianka Putri yang jadi idola disekolahnya dipertemukan dengan Rangga Noval Dika si cowok kutu buku. Rangga yang diam-diam menaruh hati untuk Aluna, harus menerima pahitnya penolakan dari Aluna. 🎀🎀🎀 Rangga menatap gadis didepannya dengan senyum dibibirnya. "Lun, Lo itu sama seperti langit. Indah untuk dipandang, namun terlalu tinggi buat gue gapai" Aluna memutar bola matanya malas. "Kalau gue langit, berarti lo Bumi" Rangga menatap Aluna dengan kernyitan didahinya. "Maksudnya?" Aluna menatap Rangga dengan tersenyum miring. "Langit dan Bumi itu berdampingan, tapi gak akan pernah bersatu. Lo tau kenapa?" Rangga menggelengkan kepalanya tak mengerti maksud Aluna. "Karna kalau langit dan bumi bersatu, maka mereka akan hancur. Sama seperti gue sama lo!," "Gak akan pernah bersatu."sambung Aluna, lalu pergi meninggalkan Rangga. Rangga menatap kepergian Aluna dengan hati yang teriris, ia menghembuskan nafasnya kasar. "Akan aku pastikan kamu berjalan mengelilingiku, sama seperti bumi berputar mengelilingi matahari"teriak Rangga membuat langkah Aluna berhenti. Aluna menoleh kearah Rangga. "Jangan harap lo bisa"Aluna tersenyum sinis, lalu melanjutkan kembali langkahnya. "ALUNA"teriak Rangga membuat Aluna menghembuskan nafasnya kasar, dan berbalik kearah Rangga. "Ck.. apa ?"Aluna berdecak kesal, membuat Rangga tersenyum. Rangga berjalan mendekati Aluna, lalu membungkukkan badannya sedikit pada telinga Aluna. "Awas jatuh cinta"bisik Rangga tepat ditelinga Aluna. 🎀🎀🎀 "Kamu tidak menyadari jika aku sangat mencintaimu."-Rangga Noval Dika

More details
WpActionLinkContent Guidelines