You Are My Grey

You Are My Grey

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 162
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 6, 2020
Sedari kecil, tidak pernah ada yang berkeberatan dengan gaya tidurku. Kamar tidurku selalu menjadi tempat privasiku, tempat aku bebas berekspresi. Sampai akhirnya aku harus berbagi kamar dan tempat tidur dengan Grey Septa. Tembok, guling, lampu baca, remote AC, televisi, bahkan musik pengantar tidur pun, jadi sebuah masalah besar di antara kami. "AAAAAAAAAAAAA!" Aku menjerit, mengeluarkan beban yang rasanya menimpa beban dadaku. Dapatkah aku mempertahankan pernikahan dengan Grey yang baru seumur jagung. Bisakah Grey menurunkan sedikit ego-nya demi pernikahan kami??
All Rights Reserved
#282
cintaku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Letters [END]
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • KOSTAN JANUARTA
  • ERNAD🌸
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Bersamamu
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Roommate With Benefits
  • Takdir Cinta
  • A Wish Upon a Star

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines