You Are My Grey

You Are My Grey

  • WpView
    LECTURAS 214
  • WpVote
    Votos 162
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadConcluida lun, ene 6, 2020
Sedari kecil, tidak pernah ada yang berkeberatan dengan gaya tidurku. Kamar tidurku selalu menjadi tempat privasiku, tempat aku bebas berekspresi. Sampai akhirnya aku harus berbagi kamar dan tempat tidur dengan Grey Septa. Tembok, guling, lampu baca, remote AC, televisi, bahkan musik pengantar tidur pun, jadi sebuah masalah besar di antara kami. "AAAAAAAAAAAAA!" Aku menjerit, mengeluarkan beban yang rasanya menimpa beban dadaku. Dapatkah aku mempertahankan pernikahan dengan Grey yang baru seumur jagung. Bisakah Grey menurunkan sedikit ego-nya demi pernikahan kami??
Todos los derechos reservados
#556
lovely
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [COMPLETED] 7 Days
  • ERNAD🌸
  • Roommate With Benefits
  • POSITIF (END)
  • Bersamamu
  • KOSTAN JANUARTA
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Love Letters [END]
  • Moonstruck

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido