He With Art, My Earth

He With Art, My Earth

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 5, 2020
Sabtu, 09 September 2019 Sore itu, aku melihatnya lagi. Sering sekali kuperhatikan, anak itu melamun. Sudah sejak dulu aku ingin menyapanya dan berbincang bersama, tapi tak pernah terwujud bahkan hampir dua tahun lamanya. Hingga akhirnya, aku yakin bahwa semesta sengaja memberikanku waktu. Aku memberanikan diri menyapanya. Lebih parah, ia bahkan tak ingat namaku. Tapi, tak masalah. Yang menjadi masalah adalah setelah itu, perasaanku yang ingin selalu melihat tawa dan senyumnya. (Buku harian Adnan) xvchvty, 2020
Creative Commons (CC) Attribution
#21
wonu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AzkaNaya [COMPLETED]
  • Falling For U I SVT GS
  • REMINISCENCE
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Terjebak!  ||SVT||✔
  • Fallin' Flower
  • Memories||JinJoo||✔
  • Inilah Cinta (Chaeyeon + Eunbi)
  • [✔]1.Story about you
  • ✔ Dear My Youth (Ong Seongwoo)

semesta itu adil, apa yang bukan milikmu, tidak akan pernah jadi miliknya. senja itu moment terindah, dia redup tapi tak terlalu redup. dia bisa membuat siapa saja terpanah saat melihatnya. Hujan itu jujur, ia mengungkapkan tangisnya tanpa harus mengumpat, ia jatuh tanpa pernah mengeluh. sama seperti kamu, dan aku suka itu. Aku mau memberi tahu padamu tentang sesuatu yang tak terlihat, yang tak bisa di sentuh, abstrak dan unik. Aku dan kalian bisa menyebutnya perasaan. ©2016 Oleh shifaamll

More details
WpActionLinkContent Guidelines