Wish With Destiny

Wish With Destiny

  • WpView
    LETTURE 60
  • WpVote
    Voti 15
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, dic 22, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Sebenarnya kisah ini begitu cepat untuk menjadi kisah seorang remaja. Tapi bagaimana rasa itu terlalu cepat datang tanpa pemberitahuan. Zaman Now! Bisa dikatakan cinta bukan hanya untuk seorang yang berfikiran dewasa, namun anak kecil pun bisa menyatakan cintanya ke lawan jenis tanpa rasa malu bahkan saling panggil papa mama di Socmed. Hidup seorang gadis kecil ini memberikan rasa suka. Tapi itu berlangsung sebentar. Sampai mimpilah yang menyelamatkannya, tentu bukan hal baik. Tapi malah membuat gadis kecil ini hanya bermimpi. Ya Mimpi! "Kalian jangan lakukan itu kepadakau, kalian tidak tau apa yang kurasakan. Wahai kau, ya kau, dan juga kau. Entah berapa banyak yang disebut kau dalam hidupku. Yang membuat hidupku terasa sangat tidak adil." Bagaimana rumitnya kehidupan si gadis kecil. Sebanyak apakah kesulitan dalam hidupnya. Sebuah cerita semi fiksi dari penulis berdasarkan sisi sisi kehidupan nyata.
Tutti i diritti riservati
#18
ceritanyata
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • Ketika Hati Bicara
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • Jingga di Samudra [Completed]
  • THIS IS ME, KEIRA [TAMAT]
  • Cerita Tentang Kita
  • ReinSheria [COMPLETED]
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • About feelings   (selesai)

Lauren dan Sam bukan kisah yang keras-keras jatuh cinta-mereka tumbuh pelan, dari tatapan singkat, senyum kecil, hingga diam yang saling mengerti. Di balik bangku sekolah yang sederhana, mereka menulis cerita. Tentang tawa yang tak dibuat-buat. Tentang genggaman yang nggak selalu erat, tapi hangat. Dan tentang janji-janji kecil yang mungkin... cuma untuk dikenang. Tapi waktu nggak pernah berhenti berjalan, dan orang-orang nggak selalu tinggal. Kini, mereka duduk di ujung dunia yang berbeda-masih saling ada, tapi tak lagi saling punya. Lalu, jika satu surat bisa membuka kembali pintu yang tertutup rapi, masih pantaskah kisah mereka kembali dibaca? ------------

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti