12 Year's

12 Year's

  • WpView
    Reads 408
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2020
"Aku tidak siap tuk menerima kamu pergi lebih dulu. Aku tidak mau kejadian yang sama terulang lagi. Kumohon tetaplah disini bersama ku" -Erlan. "Aku ada, atau pun aku telah pamit untuk pergi. Percayalah aku tetap mencintaimu" -Hani. Kukira aku tidak akan bertemu kembali dengan mu. Tapi takdir berkata lain. Meskipun hanya bertemu dan merasakan rasa yang sama hanya sesaat. Cerita ini buat kamu Erlan :)
All Rights Reserved
#13
hani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Me Or Your Religion
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • R I N D U
  • FOREVER OR NEVER - OHMNON ✅
  • It Wasn't You, Right? (Vkook)
  • Misunderstand
  • Tell The World I Love U
  • ALEYA~~
  • Always Loving You
  • PROMISE (NARUHINA)

(FOLLOW SEBELUM MEMBACA DAN JANGAN LUPA DI VOTE) "untuk terakhir kalinya, di antara keduanya.... kamu pilih apa?" Dahi Hanah berkerut tanda tak mengerti dengan jalan pembicaraan Fathan "coba lihat bangunan di belakangmu!" sontak Hanah berbalik memandangi gereja di belakangnya "yah ini tempat ku beribadah."tak ada balasan dari Fathan hingga beberapa detik barulah ia mengerti maksud dari pertanyaan itu "beda bukan?"tanya Fathan sambil menunjuk mesjid di belakangan nya "terus, kamu mau nanya lagi, aku pilih kamu atau tuhan ku?" "bagaimana kalo sekarang aku yang nanya. Pilih aku atau tuhan mu?"lanjut Hanah. Sorot mata tajam milik Hanah seakan menghunus tepat di ulu hati Fathan Sontak lelaki di sebrang sana tertunduk. Sama sekali tak dapat menjawab pertanyaan tersebut "nggak bisa jawab bukan? Yasudah, seperti yang ku katakan sebelumnya..."ucap Hanah sembari menatap pria di sebrang sana dengan tatapan sendu Hanah menunduk lantas berucap dengan nada pelan,"lupakan perasaan itu!" Kisah ini bukan tentang cinta bertepuk sebelah tangan, bukan pula kisah cowok dingin dengan cewek blakblakan, tapi kisah cinta beda agama yang membuat keduanya mengulur waktu, seolah kenyataan akan berubah dengan hal seperti itu. Kenyataannya, pada akhirnya mereka akan tetap saling melepas Bagaimana kelanjutannya? apakah setelah saling melepas mereka akan kembali bersatu? Atau melepas akan menjadi akhir dari kisahnya? Nantikan terus kelanjutannya

More details
WpActionLinkContent Guidelines