Saya dan kehidupan

Saya dan kehidupan

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2019
Hay hallooo . Saya @kakaonly sebenarnya tidak pandai menulis . Tidak terlalu mengerti tentang seluk beluk jenis tulisan ber genre apa atau membedakan fiksi narasi novel dan banyak lagi . Jujur saya tidak bisa. Saya punya ingatan yang amat sangat buruk . Mungkin faktor keturunan 😂Hha hha . But it's real man teman . Kalau ada yang tanya . Trus, ngapain nulis kalau nggak tau apa apa dan nggak bisa ? So what gituh . Nulis adalah hak setiap insan yang hidup . Hhe hhe . Nggak deng. Saya nulis, karena dengan menulis apa yang ada dipikiran ini. Semua beban kehidupan terasa lebih ringan . Jadi, untuk para master novelis , para cendikiawan sastra dan untuk teman teman semua yang pandai dalam hal tulis menulis juga pada siapapun yang menyempatkan diri membaca tulisan saya ini . Saya @kakaonly dengan hormat meminta masukan dan kritikan pada tulisan saya.😊🙂 Tapi jangan kasar kasar . Hati saya kecil . Jadi gampang banget nangis😁😁 . Atas perhatian dan pengertian kalian amat sangat saya hargai 😊. Terimakasih 😇 Kamsahamnida Maturnuwun Arigatou gozaimase Thank you 🍀
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sweet Polar Husband [End]
  • Sewindu
  • I am Fine (Slow Update)
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • 180° [END]
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • SIMALAKAMA💋
  • Evanescent [SAKUATSU] [End]
  • gadis biasa nan Lebay (1)

Baru pertama kali petualang ke gunung niatnya melepas penat, eh malah hampir jatuh ke jurang. Untung aja selamat, tapi malah berakhir lebih parah di suruh nikah dalam keadaan ngawur. "Aduh, Ya Allah hamba masih banyak dosa dan sering nakal sama orang tua. Belum rasain nikah juga. Jangan engkau cabut nyawa hamba dengan tragis begini."ucap gue panik sambil memegang ranting erat sambil sesekali berteriak keras meminta tolong berharap ada yang mau tolongin gue. "Oke lo tenang dulu. Tarik napas dulu rileks. Habis itu pegang tangan gue erat."ajak Mas Reza ke gue dengan memenangkan. "Ini gue mau mati Mas. Gak bisa tenang woyy. Gue belum rasain nikah nih."balas gue ngegas padahal masih tegang antara hidup dan mati. "Pegang erat cepat."bujuk Mas Reza ke gue yang akhirnya gue berhasil meraih tangan Mas Reza. Brukkk "Astaghfirullah. Dasar anak muda zaman sekarang, sempatnya di hutan berbuat mesum. Kalau begitu kalian wajib di nikahkan sekarang! Jangan sampai nenek moyang leluhur di sini murka." "Yaelah Pak. Saya ini hampir aja mati di jurang. Saya saja gak ada hubungan sama Mas ini." "Pokoknya kalian harus ikut kami sekarang juga! Sebelum itu hubungi keluarga kalian!" SAH..!!! Seketika dunia kejombloan gue berakhir dengan nikah di desa terpencil tanpa wali orangtua gue. Berakhir purna sudah masa lajang gue bersama Mas Reza yang kalemnya masyaAllah dan cerdasnya kebangetan. Cerita ringan konfliks ya gengs😎 Yuks baca tambahkan ke perpustakaan kalian. Bila berkenan beri vote dan komentar bijak. Terima kasih🤗 Asli karya sendiri anti plagiat dan tidak menerima karya ini diplagiat! Start : 16 Juli 2020 Finish : 7 Oktober 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines