Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta

  • WpView
    Reads 345
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2020
Cinta. Ketika cinta datang mengetuk hatimu, manakah yang akan kamu pilih, hatimu atau cintamu? Semenjak cinta itu pergi dari hidupnya dan meninggalkan sebuah luka, ia hanya tau satu cinta itu masih ada yaitu cinta yang saat ini meninggalkan luka baginya. Jatuh Cinta, lagi? Mampukah ia percaya kepada cinta yang letakan pada lelaki lain setelah pernah hatinya dihancurkan oleh sebuah cinta itu sendiri? Ketika cinta yang melukai, menjadi sebuah cinta berbeda yang menguatkan akankah semua kisah akan terulang kembali. Masalalumu yang ingin menjadi masa depan ataukah Masa depan yang menjadi impian, manakah yang akan kamu pilih?
All Rights Reserved
#51
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku
  • Dear Santri
  • Takdir Imamku [SELESAI, PROSES SELF PUBLISH]
  • Penantian Terindah [COMPLETED]
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • cinta yang tertuang dalam doa
  • Cintaku Serumit Itu
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)

Nura Silviani tidak pernah membayangkan bahwa cinta yang tumbuh perlahan bisa hancur secepat itu. Arka datang sebagai angin tenang yang menghapus luka-luka lama, lalu berubah menjadi badai yang meluluhlantakkan semuanya. Mereka pernah saling percaya. Pernah saling membayangkan masa depan. Namun, kehidupan tak berjalan seindah rencana. Cinta diuji, luka disimpan, dan akhirnya-perpisahan menjadi akhir yang tak bisa dihindari. Saat Nura mencoba bertahan, Arka memilih melepaskan. Saat Nura menunggu di tengah gerimis, Arka menghilang dalam kabut diam. Semesta seperti tak ingin mereka bersama, meski hati masih saling menatap dari kejauhan. Dan bahkan setelah bertahun-tahun berlalu, perasaan itu tetap ada, tinggal di ruang paling sunyi dalam hati Nura. "Aku mencintaimu, bahkan saat semesta tak merestui."

More details
WpActionLinkContent Guidelines