Andara
  • WpView
    Reads 420
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 14, 2019
Sebenarnya aku lebih memilih untuk mendiamkan sebuah rasa. Namun perihal terbalaskan, itu cukup menjemukan. Aku. Yang memilih berlama-lama pada dia yang tak memberi jawaban. Namun bodoh nya, pilihan ku tetap bertahan. Dan mengabaikan perasaan yang padahal jauh lebih memastikan. -Andara Reista Putri ---------- Jejak nya memang terlihat nyata. Namun ego ku terlalu kuat untuk menepis nya. Maaf, aku masih hidup dalam masa lalu ku. Meski kamu telah memberikan pelangi baru di hidup ku. -Putra Sean Sadewa ---------- Terlalu naif bila ku katakan aku baik-baik saja. Terlalu dusta bila ku sampaikan aku masih mampu bertahan meski hanya kau anggap saat kau membutuhkan. -Reyhan Rian Arikal ................................................................ Selamat membaca cerita yang terbit dari hayalan ku kawan! Kalo ga suka, gausah di baca. Karena ada obat ketergantungan, aku takut kamu ketagihan. Hehehe. Sun jauh aja! Happy reading 😍 Btw, maafkan cerita pertama ku ini ya:))
All Rights Reserved
#523
dilema
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amour (COMPLETE)
  • A Pinch Of Memories ✔
  • Cewek Cuek [Completed]
  • Semu [Completed]
  • Bintang [end]
  • ALEA (TAMAT)
  • Converge With You [On Going]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • kiara's dream
  • My Boyfriend Is Like Ice

Ana hanyalah gadis lemah yang penuh rasa tertekan akibat keluarganya sendiri. Hidupnya terbelenggu penderitaan yang berasal dari kesalahan yang tak pantas disebut kesalahan. Ayahnya bilang dia hanya sosok pembawa sial. Ya, ia menerimanya. Terlanjur menyalahkan diri akibat kepergian orang yang dicintai membuat Ana terbiasa menjadi pihak yang selalu disalahkan. Sampai Sadewa datang. Pemuda yang ia obati luka diwajahnya saat tak sengaja bertemu halte. Kejadian di mana ia nyaris lupa, jika Sadewa tak mengingatkannya sendiri. Semua mulai berubah, Ana kira keberadaan sahabat-sahabatnya lebih dari cukup sebagai obat pelipur lara, tapi di saat Sadewa menawarkan sebuah rasa yang begitu indah bernama cinta padanya, untuk pertama kalinya Ana ingin mengubah takdirnya sebagai pihak yang selalu disalahkan. "Lepaskan Sadewa untuk saudarimu, Valda" "Na, janji jangan pernah tinggalin aku ya?" Ana dipaksa memilih. Bagaimana ia bisa, jika kedua pilihan yang disodorkan sama menghancurkannya? ------------ Masih pemula, Bisa follow dulu lah sebelum baca🤣👌💜

More details
WpActionLinkContent Guidelines