My Brother Is My Hero

My Brother Is My Hero

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
pada awalnya aku hanya hidup sendirian di apartemen. Namun suatu hari saat aku sedang berjalan-jalan ke bukit. Di kuil yang berada di puncak bukit itu terdengar suara tangisan seorang anak perempuan. Saat kuhampiri dia langsung memeluk ku dan memanggil ku dengan sebutan Abang. Pada saat itulah aku tidak tinggal sendirian lagi di apartemen. Hidupku mulai berubah saat hadirnya seorang anak perempuan tersebut. hidupku bersamanya mulai bewarna, tidak seperti dulu lagi. hidupku hanya di penuhi kebencian, kekesalan dan kekecewaan. saat aku bersamanya hidupku mulai terasa menyenangkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can You Hear Me?[SELESAI]
  • 3.3 | Afraine two; Attention✔
  • She is everything (Forever)
  • Still The Same
  • The Bloodcurdling Sword (COMPLETE) √
  • DARSEN [Proses Revisi]
  • My Ice Prince [END] ✓️
  • Crazy Lovely Man [Tamat]
  • Finally I Lose Him | ✔ [ COMPLETED ]
  • Crazy Girl Is Leader Mafia✔✔

Awalnya hidupku berjalan dengan baik hingga kesialan selalu menimpaku sejak aku bertemu dengan pria menyebalkan seperti kim sang bum. Sekolah seperti nereka bagiku semenjak pria arrogant itu bersekolah disitu. Hubungan ku dengan kim bum sangat tidak baik. Aku sangat benci dengan pria sombong seperti kim sang bum. Tapi sesuatu terjadi dalam hidupku. Aku sungguh tidak menduga sama sekali. Kesialan bertambah lagi di hidupku. Aku dijodohkan dengan kedua orang tuaku. Sungguh pikiran gila apa yang sedang dipikirkan oleh mereka sampai menikahkanku. AKU AKAN MENIKAH DENGAN KIM SANG BUM!!? Seperti mimpi buruk bagiku . . . . . APA, AKU AKAN BAHAGIA SETELAH INI? Disclaimer : Dilarang keras mengcopykan cerita ini tanpa seijin saya. Cerita ini murni dari hasil pemikiran saya sendiri tanpa mempaste karya orang lain. Terima kasih~ © Copyright 2018 ~ Evi Safitri Wulandari

More details
WpActionLinkContent Guidelines