Semesta Lembut

Semesta Lembut

  • WpView
    Reads 15,601
  • WpVote
    Votes 1,102
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 22, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Setiap sore paling asyik naik ke atas genteng rumah menyaksikan matahari terbenam. Siapa gerangan pelukis yang mengecat langit biru menjadi jingga? Berawan tipis merah muda dan putih? Dalam waktu singkat langit menjadi begitu berwarna! Semut-semut menari-nari di bawah cahaya keemasan. Disini aku dapat melihat pepohon bergoyang gembira ditiup angin sepoi. Sekawanan burung terbang berbaris menuju utara. Kerlap-kerlip lampu mulai bermunculan dari jajaran rumah di kejauhan. Ah.. Lamunanku melambung hingga ke angkasa. _______ Cover Design: diraamel
All Rights Reserved
#376
joy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Cewek 'Balok Es'    {On Going}
  • Jingga Untuk Senja
  • Warna Warni Rasa (TERBIT)
  • About Me✓
  • MAYHEM (gxg)
  • AMISTAD✅
  • Missing And Found You
  • DIA LANGIT KU

FOLLOW : @wattpad_plavana03 [Janlup follow dan vote ya! Biar tau kalau update cerita terbaru] Untuk kita, yang dipaksa ikhlas ketika sesak, dan dipaksa mati dalam cerita sendiri. "Kemana perginya mereka?" "Pergilah disaat kamu senang, dan datanglah disaat kau membutuhkan cahaya. Sama seperti bintang yang menerangi langit gelap, disaat rembulan tak kunjung datang." -Elektra Pramoedya. "Semua manusia itu egois. Yang membedakannya hanyalah kadarnya" -Xayara Rayana Deamore. "Dunia itu baik. Bagai tokoh yang memakan hal buruk dalam diri manusia. Namun, aku adalah makanan yang membuat tokoh itu alergi." -Eunio Astrazna Reberturs. "Aku adalah rembulan yang akan menerangimu dengan bentukku yang berbeda." -Adarano Hwenzania Qwertynus. HIGHEST RANK : #1 in Pramoedya #1 in Rumah Kecil

More details
WpActionLinkContent Guidelines