"TERROR!"

"TERROR!"

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 15, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Kehidupan oh kehidupan,kehidupan menyenanggkanku hanyalah sementara,semuanya hilang,hilang dari pandanganku,semuanya pergi,pergi dari hidupku,orang tuaku meniggalkanku seorang diri,rumahku diambil karena hutang orang tuaku.apa yang harus kusenangi dari itu semua?,aku mulai dibully,dibenci oleh teman-temanku,"AKU BERSUMPAH MEMBUNUH MEREKA YANG MENGGANGGUKU HIDUPKU,DIMULAI DARIA KATA"TERROR!".🗡⚔ Cerita by: AULIA RAMADHANI ASRI. 🙏KERITIKAN🙏
All Rights Reserved
#585
terror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Si Pemilik Mata Indah
  • lost them
  • Secret Famous Girl
  • Hanya karena itu kalian membenciku? [Boboiboy Taufan Sad] |Complete
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines