Do(s)a.
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 10, 2019
Dua insan-Adam dan Hawa-dengan masa lalu yang kelam dan latar belakang yang ketara bedanya. Pada suatu kala, dipertemukan oleh dunia untuk bertemu dan merajut benang merah di antara mereka. Ini adalah sebuah cerita tentang pandangan hidup, agama, ideologi, dan cinta. Bacalah cerita ini dengan pikiran yang terbuka. Bacalah cerita ini dan coba lihat suatu hal dari perspektif orang lain, bukan hanya perspektifmu. Bacalah ini, maknai, lalu lanjutkan hidupmu dengan menjadi yang terbaik. Catatan : - Segala hal yang ada di cerita ini adalah fiksi belaka. - Narasumber merupakan beberapa orang yang saya percaya bisa memberikan pandangannya menurut kepercayaan masing-masing dan prinsip hidupnya masing-masing, tetapi tetap memiliki pikiran yang terbuka. - Silahkan koreksi jika ada yang salah, saya dan narasumber juga manusia. - Jika ada yang dinilai ofensif atau membuat beberapa pihak tersinggung, saya minta maaf sebelumnya. - Hal yang ditulis memang suatu hal yang sensitif dan sudah saya coba saring semaksimal mungkin tanpa mengurangi esensi cerita yang ingin saya sampaikan. Selamat membaca.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Stand by Me
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines