Morpholove

Morpholove

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupan Ama tidak sama seperti kehidupan orang lain. Ama menyadarinya. Memendam emosi yang ingin keluar dan mengabaikan perasaannya sendiri, agar orang-orang di sekitarnya merasa nyaman. Ama ahlinya. Semenjak berkawan dengan Nuna, Popi dan Queenvie, Ama kehilangan kebebasan dan jati dirinya. Toxic friends istilahnya. Sampai sebuah undangan sweetseventen yang teronggok di tempat sampah membawanya dekat dengan teman-teman baru. Ama kira dia telah menemukan sahabat yang dia cari selama ini, tapi dia justru merasa kehilangan dirinya sendiri. "Apa kamu yakin telah kehilangan jati diri? Atau sebenarnya jati diri itu tidak pernah ada sebelumnya?" Pertanyaan itu membuat Ama tertantang untuk membuktikan bahwa dirinya memiliki jati diri. Apakah Ama mampu membuktikan hal itu? #AuthorNote : If you reading this story on any other platform OTHER THAN WATTPAD, You're very likely to be at risk of a MALWARE ATTACK. If you wish to read this story in it's ORIGINAL, SAFE, FORM, PLEASE GO TO: https://www.wattpad.com/story/202818167?utm_medium=link&utm_source=android&utm_content=share_reading
All Rights Reserved
#350
bully
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang Hidup (SUDAH TERBIT)
  • KICK OFF
  • White Butterfly [白い 蝶] [END]
  • Dersik.
  • Chantika
  • INDICATOR OF LOVE (✔)
  • Breathe
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • COOL BOY VS CRAZY GIRL | ABIJAYANTO SERIES#1

BUAT LO YANG NGERASA BUTUH SUPPORT, MAJU SINI! . . . . . . Setiap orang dari penduduk bumi berhak untuk memulai, menata, memperbaiki dan menikmati hidup. Bahkan ketika seseorang melakukan suatu kesalahan, orang lain tidak berhak untuk menghakiminya dengan ucapan dan tindakan yang buruk karena bagaimanapun hanya diri sendiri dan Tuhan yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya hingga ia melakukan kesalahan tersebut. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk terlahir kembali dan hidup dengan perubahan yang ia ciptakan, perubahan yang membawa ia pada versi diri terbaik, dan ruang hidup akan dan selalu memberikan kesempatan padanya yang ingin terlahir kembali. Mari menutup lembaran hitam dengan lembaran putih yang baru! Selamat membaca! . . . . . BACA AJA DULU, KALO UDAH SUKA BILEH LAH DIFOLLOW, VOTE, AND KOMEN YA BEBB. JANGAN JADI PLAGIAT YA CANTIK GANTENG. HARGAI KARYA MASING MASING. SEKIAN TERIMA KASIH❤️😍🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines