Mara
  • WpView
    Lecturas 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 26, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Mara berumur 23 tahun, hidupnya yang sendiri itu menginginkan keluarga di sisinya tapi sayang dia tak mempunyai semua itu hingga disuatu hari mara bertemu dengan lelaki yang tak pernah di kenalnya meminta untuk menikahi dirinya "mas! masnya mau kawin sama saya enggak?"-menepuk lelaki yang ada di sampingnya "..."-mario menatap datar wanita yang mengajaknya '?' itu ___________ kalian mau gendre gimana? di baca silahkan gak di baca juga ya monggo terserah kalian orang saya nulis pun buat saya baca sendiri yang penting heppy : )
Todos los derechos reservados
#54
mara
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mawar Hitam Berdarah
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • DINIKAHI PAK DUDA
  • accident
  • You Are My Future
  • This Love
  • Cloera Love Ending
  • Mr. Right For Now
  • Love Scenario [REPOST]

Maria, seorang janda yang meminta cerai dari sang suami karena sudah tidak tahan dengan tekanan dari berbagai pihak. Mulai dari mertua yang selalu menyebutnya wanita cacat karena belum bisa melahirkan seorang anak untuk sang suami, suami yang tidak pernah membelanya malah terkesan ikut menyudutkan, dan yang paling menyakitkan saat suami menikah kembali, namun tidak pernah adil dalam memberi nafkah lahir maupun batin. Kini ia hidup seorang diri dan menetap di rumah peninggalan sang nenek. Rumah minimalis yang bersebelahan dengan rumah besar itu menjadi satu-satunya tempat bagi dia berlindung. Namun, ketenangannya terusik saat mendapati seorang pemuda tengah menyantap makanan yang dia buat untuk sarapannya. "Oh, kamu pembantu baru dirumah ini?" Tanya sang pemuda sambil memindai tubuh Maria dari atas kebawah. "Pe_pembantu kamu bilang?" Maria menggertakan gigi kesal. Pemuda itu bangkit menghampiri Maria yang mematung shok. "Yups. Ngomong-ngomong, Nuginya mana ?" Belum sempat Maria membalas, Nugy sudah berdiri diambang pintu sambil mengatur nafas karena kelelahan berlari.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido