Dewa Sang Jendral

Dewa Sang Jendral

  • WpView
    Reads 1,159
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 12, 2020
Setelah hadirnya Jessica, rasa ingin cinta Dewa mulai bangkit lagi semenjak sekian lama Dewa sempat dipermalukan dengan kekasihnya yang dulu. Jessica atau bisa dipanggil Jeje itu sampai bisa meluluhkan perasaan sang jendral sekolahnya itu dengan suara dan lekukan bibirnya yang berbentuk bulan sabit,sesampai bulan pun merasa tersaingi. Tak lupa dengan kawannya yang setia menemaninya hingga larut malam. Pun juga dengan rokok,hanya rokok yang bisa membuat Dewa meredamkan amarahnya. Kebiasaan Dewa dari dulu adalah telat. Sebab keseringan tidur larut malam dengan kawan akrabnya itu, entah kemana, yang penting nongkrong.
All Rights Reserved
#38
bolos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kuas Gugur ◖BL◗  
  • TRICKY IN LOVE
  • My Evil Girlfriend (End)
  • NANGGALA
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]
  • RAKA [END]
  • Little Things ✔
  • Love Story
  • Dear Genta
  • LOVE REVOLUTION || JENRINA

{COVER BY MYSELF!} $ BL LOKAL $ "Aku punya wajahmu disetiap lembaranku." **** Darma Cahaya, anak kelas 11 yang memiliki bakat yang selalu ia andalkan, dan satu-satunya bakat yang ia punya-yakni menggambar dan melukis. Selain itu, ia tidak punya apapun. Di Sekolah, ia dikenal sebagai anak pendiam tingkat maksimal. Tidak ada yang bisa menebak perilakunya. Karena jika ia tidak menggambar pada kertas, ia akan menggambar dalam mimpi. Gerald Putra Bima, anak kelas 10 yang dikenal sebagai siswa berandal namun berbakat sejak SMP, bertemu dengan Darma yang sedang melukis diruang seni yang pengap. sejak itu, Gerald sering kali merokok sambil memikirkan pelukis yang menangkap hatinya itu. *Area dan cerita ini tidak direkomendasikan untuk para homophobic!*

More details
WpActionLinkContent Guidelines