Miracle In Christmas

Miracle In Christmas

  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 6, 2021
25 Desember bertepatan dengan hari Natal dan juga hari ulang tahu seorang gadis bernama Lily Diolin. Natal itu hari bahagia, tidak seharusnya kau sedih saat hari itu tiba. Karena sejatinya natal itu adalah tradisi bukan tragedi. Natal juga hari kelahiran bukan hari kematian. Tetapi Lily mengalami semua hal buruk dihari natal sehingga membuat dia sangat membenci natal.
All Rights Reserved
#883
langit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tarendra (END)
  • Stay, Please ✔ [ ▪︎E N D I N G ]
  • Hello, December!
  • December | Jeonghyo
  • Love in Romanée-Conti [✓]
  • All I Want For Christmas Is You - JINJI
  • You Are Mine!![2]•••Shinbi House (End✓)
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Christmas With You {Satzu}
  • LUKA LILY {Revisi}

⚠️ Cerita murni karangan author sendiri ⚠️ Plagiat pergi jauh-jauh !!! ⚠️ Start 25 Juni 2022 ⚠️ Revisi 20 Mei 2026 . . . . . Tarendra, yang memiliki arti pangeran bintang-bintang. Sangat menggambarkan sang pemilik nama. Ternyata dia adalah sosok yang begitu dicintai oleh semesta. Saking cintanya semesta padanya, semesta bahkan tidak mengizinkan siapapun memilikinya. Semesta ternyata ingin menjadikan dia sebagai pangeran pemilik bintang di seluruh dunia ini. Tuhan begitu menyayanginya, tapi Tuhan menunjukkan rasa sayangnya dengan cara yang berbeda. Di luar dia terlihat sangat bahagia seperti tidak merasakan sakit sama sekali, tapi sebenarnya dia hanyalah sosok rapuh yang hanya membutuhkan dukungan dari orang terkasih. Pangeran, kini kamu sudah bisa terbang dengan bebas bersama bintang-bintangmu. Tidak ada rasa sakit lagi yang engkau rasakan. Karena semesta, menginginkan engkau bahagia. Semesta tidak ingin kehilangan senyum indahmu lagi. . . . Berbahagialah pangeran, biarkan saja aku disini menikmati setiap momen yang pernah kita lalui.

More details
WpActionLinkContent Guidelines