Penguat Jiwa

Penguat Jiwa

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 8, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Aku Naya Haifa Zahra. Yang mempunyai seorang sahabat mulai dari kecil sampai sekarang. kita selalu bersama yaitu Rahma Aina. Tapi, hanya waktu yang memisahkan kita. Aku dan dia tidak bersama kembali. Yaa..cukup kecewa tetapi bagaimana lagi. Setelah menduduki bangku menengah atas kehidupan pun dimulai. Dan harus beradaptasi kembali dengan lingkungan sekolah yang baru. Entahlah semua nya mungkin tiba-tiba. Dan disela itu juga banyak kejadian yang diluar dugaan. ketika aku harus terpaksa bersekolah yang bukan keinginan aku. Mulai rasa bosan, kesal, tidak bersemangat dan penuh tanda tanya ketika memasuki area sekolah itu. Dimana semua orang lain ketika memasuki hari pertama sekolah dengan berbangga nya seragam putih abu, mereka bersemangat. Dan berbeda dengan diriku. Disekolah itu juga aku bertemu dengan seseorang. Penuh misterius dan penuh teka-teki. Entah apa yang merasuki mu Nay, kok bisa dirimu masuk ke sekolah yang seperti ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • RAJAWALI
  • ARTAN
  • ALONE [SUDAH TERBIT]
  • Cokelat Kacang [Selesai] [TIDAK REVISI]
  • ALKANA [SUDAH TERBIT]
  • Nazia
  • Cool Boy vs Cool Girl

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

More details
WpActionLinkContent Guidelines